• Kamis, 1 Oktober 2026
Berita Terbaru

Sederet Kegiatan Pelatihan Petani Sawit yang Diadakan AKPY

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Pada pelaksanaan pelatihan petani sawit, Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Ditjen Perkebunan (Ditjenbun), selain menyampaikan berbagai materi. Pihak AKPY selain menyampaikan materi, mulai dari memberikan materi tambahan untuk menunjang kegiatan pelatihan, sesiice breaking dan field trip kekebun dan pabrik kelapa sawit.

Sebagai contoh, dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan yang diikuti 122 orang (petani sawit) dari Kabupaten Lamandau dan Sukamara - Kalimantan Tengah, terbagi menjadi tiga modul yaitu Penguatan Kelembagaan, Teknis Budidaya Tanaman Kelapa Sawit, serta Panen dan pascapanen. Kegiatan pelatihan ini menjadi sesi pelatihan terakhir yang diadakan AKPY di tahun ini.

Antara lain memberikan materi tambahan yang disampaikan melalui sesi sharing dengan perwakilan dari KUD Karya Tani yang berhasil mengelola kebun dan menciptakan usaha lain selain mengelola kebun anggota. Kelembagaan petani sawit ini, telah berhasil menyelesaikan peremajaan kebun sawitnya melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan dana hibah dari BPDPKS.

Wakil Direktur AKPY, Dr. (C) Idum Satia Santi, S.P, M.P, mengungkapkan pihaknya dalam pelaksanaan pelatihan petani sawit ingin memberikan pelayanan terbaik pada setiap kegiatan (pelatihan). Dengan menghadirkan instruktur kompeten sesuai dengan bidangnya (praktisi kebun dan akademisi) yang menyampaikan pada setiap sesi materi.

"Kami juga memberikan materi tambahan, yang dikemas dengan sesi sharing, antara lain dengan kelembagaan petani (KUD) atau perusahaan. Agar ada pertukaran pengalaman dan pengetahuan sehingga dapat menginspirasi dan memotivasi para petani sawit yang mengikuti pelatihan agar bisa mengelola kebun lebih baik," ujarnya, saat ditemui di sela-sela kegiatan pelatihan, pada Sabtu (7 Juli 2024), di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Selain itu, tambah Idum, pihaknya juga menghadirkan motivator dari tim Ilalang Adventure (outbond professional). Kehadiran tim outbond yang memberikan sesi ice breaking bertujuan untuk menjaga semangat para peserta pelatihan agar tetap fokus dalam menerima penjelasan dari instruktur dalam setiap sesi materi.

"Berbagai games (permainan) dihadirkan di sela-sela sesi materi. Semangat dan konsentrasi para peserta perlu dijaga agar bisa menerima materi hingga nantinya para peserta dapat menerima materi dengan baik dan mengaplikasikan di kebun masing-masing. Untuk itu, kami selalu memberikan pelayanan yang terbaik agar mudah dan nyaman pada setiap pelaksanaan pelatihan petani sawit,” tambahnya.

Dari pantauan tim redaksi sawitindonesia.com, di lokasi kegiaatan pelatihan yang diadakan AKPY dengan dukungan BPDPKS dan Ditjenbun, di setiap pelaksanaaan tim dari AKPY selalu memberikan pelayanan yang terbaik. Terlihat para peserta secara antusias dalam mengikuti setiap sesi materi.

Dijelaskan Idum, pihaknya memiliki tanggungjawab besar dalam setiap pelaksanaan kegiatan pelatihan. Maka, selain memberikan sesi materi selalu ada materi tambahan dan fieltrip yang dikemas dengan studi banding keperkebunan yang dikelola swasta dan negara.

“Tujuannya tak lain agar bisa memberikan contoh nyata pada materi atau teori yang telah di pelajari selama pelatihan. Sehingga setelah pelatihan para peserta dalam mengimplementasikan atau mengaplikasikan materi yang telah diterima agar tatakelola kelembagaaan dan perkebunan yang dikelola petani bisa mendapat hasil yang optimal. Dan, berdampak pada penghasilan petani,” pungkas Idum.

Sebagai informasi, di tahunini AKPY telah menyelesaikan pelatihan dengan dukungan BPDPKS dan Ditjenbun, di 5 provinsi dan 10 kabupaten, Sumatera Selatan (Musi Banyuasin dan Muara Enim), Kalimantan Selatan (Tanah Laut), Kalimantan Tengah (Kotawaringin Timur, Pulang Pisau, Lamandau dan Sukamara), Sulawesi Selatan (Luwu Utara dan Luwu Timur) dan Sulawesi Barat (Pasangkayu).

Artikel Terkait