• Rabu, 30 September 2026
Berita Terbaru

PT Teladan Prima Agro Tbk Akan Mengakuisisi PT Cipta Davia Mandiri

JAKARTA, SAWIT INDONESIA - PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) berencana mengakuisisi PT Cipta Davia Mandiri, sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terletak di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim). Adapun pada tanggal 22 April 2025, telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBB) antara TLDN dan PT REA Kaltim Plantations sehubungan dengan rencana akuisisi 100% saham pada PT Cipta Davia Mandiri.

Total nilai keseluruhan atas rencana transaksi tersebut sekitar Rp 160 miliar – Rp 210 miliar. Rencana transaksi berdasarkan PJBB ini merupakan transaksi bersyarat, dengan pemenuhan pelaksanaan serta nilai transaksi akan dipertimbangkan dan ditentukan setelah persyaratan pendahuluan terpenuhi. Tanggal penyelesaian atas rencana transaksi akan disepakati kemudian oleh para pihak terkait setelah kewajiban yang tertuang pada PJBB telah terpenuhi.

“Tujuan dari ekspansi ini adalah guna memenuhi rencana penggunaan dana dari hasil penawaran umum perdana saham sebagaimana telah dijelaskan pada prospektus Perseroan yaitu akan digunakan untuk melakukan akuisisi perusahaan yang bergerak di bidang kelapa sawit,” kata Direktur Utama TLDN, Wishnu Wardhana.

Selain itu, Wishnu menambahkan aksi korporasi yang dilakukan oleh TLDN ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mempertahankan pertumbuhan kinerja operasional, menambah aset serta sebagai salah satu rencana pengembangan usaha jangka panjang perusahaan.

PT Cipta Davia Mandiri mengelola sekitar 3.100 hektare perkebunan kelapa sawit. Sehingga, setelah akusisi resmi dilakukan, lahan tertanam yang dimiliki oleh PT Teladan Prima Agro Tbk akan bertambah menjadi sekitar 63.500 hektare.

Sebagai informasi, TLDN telah melaporkan kinerja operasional positif pada tahun lalu. Sepanjang tahun 2024 total produksi tandan buah segar (TBS) mencapai 1,21 juta ton, tumbuh 0,5% yoy. Pencapaian positif ini berlangsung di tengah adanya tantangan dampak dari anomali cuaca.

Dari sisi kinerja keuangan, TLDN berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 4,21 triliun pada tahun 2024, atau 5,1% lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, realisasi laba bersih tahun lalu sebesar Rp 825,59 miliar, tumbuh 82,7% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 451,79 miliar.

Di sisi lain, sampai dengan akhir Desember 2024 total aset TLDN sebesar Rp 5,67 triliun, naik 4,61% yoy. Peningkatan nilai aset ini diimbangi dengan liabilitas dan ekuitas perusahaan yang terjaga.

Sumber: teladanprima.com

Artikel Terkait