• Selasa, 29 September 2026
Berita Terbaru

PT Indotruba Tengah Laksanakan Sosialisasi dan Pelatihan Penanggulangan Karhutla Bersama Masyarakat Sekunyir Estate

Pangkalan Bun, SAWIT INDONESIA – Minamas Plantation Regional Kalimantan Tengah dan Barat, Melalui anak perusahaannya PT Indotruba Tengah (ITH), melaksanakan sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama masyarakat Sekunyir Estate di wilayah Kotawaringin Barat.

“Kegiatan ini dalam rangka kesiapan dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan khususnya karhutla,” kata Manager Sekunyir Estate Bambang Sayoko di Pangkalan Bun.

Dia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen nyata perusahaan dalam ikut serta dalam upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla di wilayah perkebunan sekitarnya.

“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap akan timbul semangat kebersamaan seluruh pemangku kepentingan baik perusahaan, pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat sekitar sehingga dapat bersinergi dalam mencegah dan menagani kebakaran hutan dan lahan,” ucapnya.

Lanjutnya, hal ini juga sebagai dukungan dalam rangka terwujudnya kabupaten Kotawaringin Barat bebas asap 2025, serta menjadi aksi yang nyata dalam upaya mengurangi resiko bencana kebakaran hutan dan lahan.

Bambang menjelsakan, hingga saat ini Minamas Plantation terus memantau situasi yang berlangsung di seluruh lokasi perusahaan dengan seksama.

Pemantauan itu dilakukan pihaknya setiap hari melalui sistem Plantation Location Intelligent Universal Management atau Platinum, mengunakan data data dari satelit pada titik panas di peta area konsesi untuk dapat mendeteksi dengan cepat.

“Seluruh titik api yang terdeteksi, akan segera dilaporkan kepada pihak berwenang dan prosedur yang sama juga diterapkan dalam standar operasional perusahaan,’ jelasnya.

Kegiatan tersebut diisi pemateri langsung perwakilan dari Badan Penangulanggan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat Pahrul Laji.

Menurutnya, melalui kegiatan ini phaknya dapat mengajak lebih banyak lagi elemen masyarakat agar bersama-sama membangun kesadaran hukum pentingnya hak dan kewajiban dalam mencegah karhutla.

“Mari kita bersama-sama menjaga alam untuk tidak terjadi karhutla,” ajaknya.

Selai itu, kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dari Forkopincam Pangkalan Banteng Agung Sugiarto. Dia menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang diselengarakan Minamas Plantation.

Kegiatan Sosialisasi dan pelatihan penangulangan kebakaran hutan dan lahan bersama masyarakat ini dinilai dapat menekankan pentingnya upaya preventif terhadap terjadinya karhutla.

“Melalui kegiatan ini tentunya dapat lebih meningkatkan kewaspadaan kita terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan, serta meningkatkan kapasitas serta kemampuan dari tim damkar perusahaan maupun desa-desa sekitar,” paparnya.

Dalam kegiatan tersebut juga di hadiri dari Perwakilan Forkopincam Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan Taufik Kresno. Dirinya turut memberikan apresiasi kepada pihak perusahaan, karena melalui kegiatan ini dapat mengajak lebih banyak lagi elemen masyarakat, agar sama-sama membangun kesadaran hukum dalam mencegah karhutla.

“Mari kita bersama-sama masyarakat, perusahaan, pemerintah, TNI, Polri dan pemangku kepentingan lain bersinergi dilapangan mencegah serta menangani kebakaran hutan dan alahan dalam rangka mendukung terwujudnya Indonesia Bebas Asap,” ungkap Taufik Kresno.

Sumber: kalteng.anatanews.com

Artikel Terkait