• Selasa, 29 September 2026
Berita Terbaru

PT Hamparan Perkasa Mandiri Gelar Latihan Pengendalian Karhutla Bersama Manggala Agni DAOPS Kalimantan XIII-Sangkima

Sangatta, Kutai Timur, SAWIT INDONESIA - Perusahaan perkebunan sawit PT Hamparan Perkasa Mandiri (HPM) di Kutai Timur, anak usaha PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP), menggelar latihan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama Manggala Agni DAOPS Kalimantan XIII-Sangkima guna mengantisipasi potensi bencana pada musim kemarau.

Latihan yang dipusatkan di wilayah operasional HPM, Desa Rantau Sentosa, Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai Timur ini diikuti oleh 90 personel satuan tugas (satgas) karhutla dari sejumlah perusahaan di bawah TAP Grup.

Senior Estate Manager PT HPM Jabeglin Purba di Kutai Timur, Jumat, mengatakan bahwa penguatan kapasitas satgas ini dilaksanakan dalam dua gelombang (batch).

Masing-masing gelombang menjalani pembekalan teori dan praktik simulasi penanganan api di lapangan selama tiga hari.

"Penguatan kapasitas satgas menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun kesiapsiagaan menghadapi risiko karhutla. Pencegahan kebakaran membutuhkan kemampuan personel sekaligus dukungan sarana dan sistem deteksi dini," ujar Jabeglin.

Ia menegaskan perusahaan memiliki komitmen kuat dalam menerapkan kebijakan pembukaan lahan tanpa bakar (zero burning policy).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan sarana prasarana kebakaran, pembentukan satgas, deteksi dini, sosialisasi, hingga pemberian penghargaan (reward) bagi desa bebas kebakaran.

Kerja sama antara HPM dan Manggala Agni dalam penguatan kapasitas satgas dalkarhutla ini diakuinya telah berjalan konsisten sejak tahun 2016.

Menurut Jabeglin, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama antara pemangku kebijakan, korporasi, dan masyarakat agar potensi api dapat dicegah secara cepat.

Kepala DAOPS Manggala Agni Kalimantan XIII-Sangkima Bambang Supriyadi menjelaskan materi pelatihan meliputi pembelajaran di kelas mengenai regulasi, pengenalan fungsi alat pemadam, hingga praktik teknik pencegahan dan penanggulangan karhutla langsung di lapangan.

Kegiatan yang menjadi bagian dari program "TAP untuk Negeri" ini turut dihadiri pemangku kepentingan setempat, di antaranya Camat Busang, Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kutai Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur, serta Polsek dan Koramil Kecamatan Muara Ancalong.

Pembina Penelaah Teknis Kebijakan Disbun Kabupaten Kutai Timur Martang mengapresiasi konsistensi PT HPM yang rutin menggelar pelatihan ini setiap tahun menjelang periode rawan kebakaran.

Martang menyebutkan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur sejauh ini telah membentuk lima Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) di Kecamatan Busang yang dibekali alat pemadam kebakaran sebagai langkah kesiapsiagaan bersama. "

"Kami mengajak perusahaan dan KTPA untuk terus bersinergi melakukan pencegahan, penanggulangan, hingga penanganan pascakebakaran agar kasus kebakaran di Kabupaten Kutai Timur dapat ditekan," kata Martang.

Sementara itu, Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kutai Timur Nanang menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor.

Ia menilai sinergi terpadu antara BPBD, TNI, Polri, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak karhutla di wilayah tersebut.

Sumber: kaltim.antaranews.com

Artikel Terkait