• Kamis, 1 Oktober 2026
Berita Terbaru

Program Jokowi Berhasil, Ekspor Sawit 12,8 Juta Ton Sekitar 94% Produk Hilir

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Kebijakan hilir industri kelapa sawit telah sukses dan mampu dijalankan oleh pelaku industri. Merujuk data GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia), ekspor produk sawit sepanjang Januari sampai Mei 2023 mencapai 12,8 juta ton.

Dari data tersebut, ekspor sawit produk mentah berupa CPO (Crude Palm Oil/Minyak Sawit Mentah) dan CPKO (Crude Palm Kernel Oil/Minyak Inti Sawit Mentah) sebesar 764 ribu ton atau 6% dari total ekspor sawit Januari sampai Mei 2023.

Sedangkan, produk hilir sawit sebanyak 94% atau 12,1 juta ton. Terdiri dari produk turunan CPO berjumlah 9,473 juta ton, produk olahan CPKO berjumlah 510 ribu ton, biodiesel sebesar 228 ribu ton, dan oleokimia 1,889 juta ton.

Total ekspor sawit Januari sampai Mei 2023 yang sebesar 12,86 juta ton lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun lalu (y0y) yang sebesar 9,63 juta ton.

Tetapi, nilai ekspor di periode ini lebih rendah sebesar US,72 miliar daripada periode Januari sampai Mei 2022 yang berjumlah US,86 miliar.

Turunnya nilai ekspor ini dipengaruhi oleh pelemahan harga CPO di tahun ini. Mukti Sardjono, Direktur Eksekutif GAPKI menjelaskan harga CPO CIF Rotterdam CPO bulan Mei 2023 (US$ 940/ton) lebih rendah dari harga bulan April (US$ 1023/ton), rata-rata harga transaksi secara aktual meningkat ke beberapa negara antara lain India, Bangladesh, beberapa negara Asia, dan Amerika Serikat.

Artikel Terkait