JAKARTA, SAWIT INDONESIA - Korté Chocolate akan menarik produknya yang mencantumkan label “Palm Oil Free” dari peredaran. Hal tersebut dilakukan setelah banyaknya protes dari pelbagai pihak baik dari perkebunan maupun industri sawit.
“Benar. Saat ini kita sedang proses penarikan dari semua rekan distribusi kami,” ujar Chief Chocolate Korte Officer Jeffry Lukito saat dihubungi, Kamis (11/1/2024).
Menurut dia, pihaknya juga telah melakukan audiensi dengan Kementerian Perdagangan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan pada Rabu kemarin.
“Kami juga berkomunikasi dengan Dinkes dan Mendag untuk apa saja yang harus kami lakukan untuk memperbaiki,” jelas Jeffry.
Dia kemudian menjelaskan sejak berdiri pada tahun 2014 lalu, Korté berkomitmen mendukung petani di Indonesia. Salah satunya yakni pada petani kakao dengan memajukan cokelat di Nusantara.
Sejumlah kerjasama juga terjalin dengan petani lokal untuk bahan baku premium guna produksi cokelat itu. Malah meluangkan waktu untuk membeli kakao dengan harga yang lebih tinggi dari pasar yang ada.
"Sehubungan dengan label “Palm Oil Free” kami meminta maaf kepada teman-teman komunitas dan petani kelapa sawit. Sebenarnya kita ada 2 jenis produk cokelat yaitu yang hanya menggunakan lemak kakao dan ada yang tambahan menggunakan lemak nabati dari kelapa sawit," tutur Jeffry.
Label itu sendiri lanjut Jeffry, diterapkan untuk membedakan dua produk yang dijajakannya tersebut. Ia menekankan tidak ada kecenderungan untuk memikirkan tentang industri kelapa sawit.
Bahkan Jeffry mengaku perusahaannya justru banyak menggunakan produk turunan kelapa sawit sebagai bahan baku. Misalnya saja dalam produk Tempe Praline Bar, Cornflake Crunch, Cookies & Cream Bar, Othello Pops, Sweetheart Pops, dan beberapa produk Iain.
Teman-teman sawit telah membagikan banyak informasi dan usulan mengenai hal ini, dan ketika kami menerima tersebut, kami langsung melakukan tindakan. Kami melakukan langkah menutup semua logo pada produk yang beredar, dan melakukan Iangkah-langkah untuk mengganti produk yang beredar dengan kemasan baru," terangnya.
"Kami berterima kasih atas informasi dan dukungan yang diberikan oleh teman-teman sawit. Kami akan mempelajari lebih lanjut mengenai kelapa sawit guna saling mendukung perekonomian dan pertanian Indonesia," tandas Jeffry.














