• Rabu, 30 September 2026
Berita Terbaru

PKB Tunggal PTPN IV PalmCo, Fondasi Baru Sinergi dan Keberlanjutan Perusahaan

Pekanbaru, SAWIT INDONESIA - PTPN IV PalmCo mencetak sejarah baru dalam pengelolaan industrial usai Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026 - 2027 disepakati antara manajemen dan karyawan. Kini kesempatan tunggal pertama sejak terbentuknya Subholding PalmCo tersebut gencar disosialisasikan oleh Manajemen yang berkolaborasi bersama Sekitar Pekerja PTPN IV PalmCo ke seluruh wilayah operasionalnya.

Setelah sebelumnya sosialisasi dilangsungkan di Regional I dan II di Sumatera Utara, serta Regional V di Kalimantan, saat ini kegiatan serupa berlangsung di PTPN IV Regional III, tepatnya Gedung Serbaguna Region Office, Kota Pekanbaru, Riau, Jum'at (13/2/2026).

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri langsung Direktur SDM dan Teknologi Informasi PTPN IV PalmCo, Suhendri, serta jajaran perngurus Serikat Pekerja Pertkebunan PTPN IV PalmCo itu diikuti oleh ratusan karyawan yang diwakili para pengurus serikat perkebunan tingkat Regional I hingga Regional V.

Juga turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Regional I management PTPN IV Regional III, mulai dari Regional Head Bambang Budi Santoso, hingga jajaran managemen kebun dan pabrik kelapa sawit. Dalam sambutannya, Suhendri mengatakan bahwa PKB 2026 - 2027 ini merupakan milestone dalam perjalanan hubungan industrial PTPN IV untuk memperkuat sinergi, komunikasi terbuka, dan kepercayaan antara manajemen dan pekerja sehingga mampu menjembatani kepentingan perusahaan dan kesejahteraan karyawan secara seimbang.

Lebih jauh, pria berkacamata itu turut mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun penting bagi PTPN IV PalmCo. Selain untuk pertamakalinya PKB Sub Holding disepakati, lanjut dia, pada tahun ini juga merupakan tahun perdana terdapat karyawan hasil rekrutan PTPN IV PalmCo yang mulai memperkuat entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) itu.

"Kita akan terus ciptakan formulasi khusus yang paling baik buat PTPN IV kedepannya," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut ia turut berpesan bahwa PKB yang telah disepakati ini menjadi momentum bagi setiap regional untuk menerapkan standar yang sama dalam melangsungkan perbaikan-perbaikan.

" Bagi yang sudah baik, yang telah on-track, harus ditingkatkan. Dan bagi yang sedang melangsungkan perbaikan, harus lebih baik lagi," pintanya.

Senada, ketua Umum Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) Tingkat Perusahaan PTPN IV PalmCo Muhammad Iskandar yang turut hadir via darling berharap dengan adanya PKB ini maka menjadi motivasi untuk kian memperkuat kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama, perusahaan sehat, karyawan sejahtera.

"Bagi kami, kesejahteraan karyawan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Melalui PKB ini, diharapkan terciptanya sinergisitas manajemen dan serikat yang lebih kokoh, di mana aspirasi pekerja diakomodasi secara adil demi mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan secara jangka panjang," tuturnya.

PKB Periode 2026 - 2027 ini mencakup detail program yang komprehensif, mulai dari standarisasi sistem penggajian, jaminan kesehatan, hingga penyelarasan budaya kerja seluruh regional. Program ini dirancang untuk meminimalisir kesenjangan antara unit pasca merger, sehingga setiap insan merasakan keadilan dan kesetaraan dalam bekerja.

Selain itu, aspek pengembangan kompetensi pekerja juga menjadi poin utama guna menghadapi tantangan tranformasi di industri perkebunan. PKB ini juga menadai langkah awal sinergisitas PTPN IV PalmCo pasca merger. Dengan adanya PKB tunggal, seruruh regional kini memiliki kompas yang sama dalam bergerak. Hal ii penting untuk menciptakan budaya kerja inklusif.

Selain fokus pada internal, PTPN IV Juga terus memperkuat misi kemanusiaan dan sosial - ekonomi, khususnya di wilayah Sumatra. Hubungan industrial yang harmonis menjadi modal dasar bagi perusahaan untuk menjalankan peran sebagi agen pembangunan nasional, baik dalam penanganan bencana maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perkebun.

Direktur PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengingatkan bahwa PKB ini harus dipandang sebagai intrumen yang hidup dan aaptif. Implementasi pada setiap aspek operasional perusahaan menjadi kunci utama agar butir - butir kesepakatan menjadi jiwa dalam setiap aktivitas produksi dari hulu hingga hilir.

Jatmiko turut mengajak seluruh insan PalmCo untuk mengimplementasikan PKB ini secara konsisten sebagai kompas dalam bekerja.

"PKB adalah janji bersama untuk lebih kuat, lebih efisien, dan lebih sejahtera. Mari kita jadikan sinergi ini sebagai bahan untuk melampaui seluruh target yang telah ditetapkan," pungkasnya.

Semangat kolaborasi yang terpancar dari Jakarta ini diharapkan menjadi energi baru bagi PTPN IV PalmCo untuk menyongsong tahun 2026 dengan optimesme tinggi.

Sumber: kabarbumn.com

Artikel Terkait