• Rabu, 30 September 2026
Berita Terbaru

Petani Sawit Sulteng Takjub dengan Modernnya Pelabuhan CPO Rotterdam

Rotterdam, SAWIT INDONESIA - Tidak pernah terbayangkan oleh Siswanto, Petani Kelapa Sawit Kabupaten Morowali Utara Sulawesi Tengah harus melintasi jarak 11.329 Km menuju Rotterdam.

Ayah tiga anak ini merasa senang menghadiri rangkaian kegiatan 3rd Sustainable Vegetables Oil Conference di Rotterdam, Belanda dari 9 - 12 September 2024.

Tak hanya Indonesia Konferensi tahunan ini diikuti 250 peserta dari berbagai negara produsen minyak nabati termasuk sawit.

Pada 9 September, rombongan peserta mengikuti kunjungan ke pelabuhan Rotterdam sebagai pelabuhan terbesar yang menjadi lalu lintas perdagangan CPO dan turunannya.

Pelabuhan Rotterdam memiliki luas 12.500 hektare dengan panjang area pelabuhan lebih dari 40 km dan melakukan Transshipment barang mencapai 439 juta ton barang per tahun dengan sekitar 28.000 kapal laut. Disela sela kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan berdiskusi bersama para petani dan stake holder dari berbagai negara diantaranya Malaysia, Nigeria, Honduras, Filipina dan berbagai pihak perwakilan dari negeri belanda.

Siswanto terkesima melihat pelabuhan Rotterdam.”Saya merinding melihat besarnya pelabuhan ini, semua tertata rapih, dan hebatnya tidak ada sampah sedikitpun, perairannya sangat bersih, padahal di sepanjang tepian merupakan tangki timbun dan refinery dari berbagai grup perusahaan Besar Dunia “

“Saya bertekad akan menyampaikan seluruh petani sawit khususnya di Sulawesi Tengah, bahwa dari keringat para petani, tandan buah segar sawit telah diolah dan dinikmati oleh Dunia Eropa sana. Terus semangat petani sawit Indonesia dan tingkatkan produktivitas demi kesejahteraan dan kehidupan yang sudah baik karena kelapa sawit,” pungkas Siswanto yang juga merupakan Ketua APKASINDO Sulawesi Tengah.

Artikel Terkait