• Sabtu, 26 September 2026
Profil Produk

Panen Sawit Makin Efisien, Trubo Engineering Andalkan Angkong Bermesin Honda

PT Trubo Engineering memperkenalkan inovasi baru untuk perkebunan kelapa sawit berupa angkong mekanisasi, sebuah alat angkut buah sawit yang dirancang untuk memangkas waktu kerja dan mengurangi beban fisik pekerja kebun.

Direktur PT Trubo Engineering, Jimmy Tenacious, menegaskan bahwa alat tersebut menjadi solusi praktis atas masalah klasik di lapangan: mengeluarkan Tandan Buah Segar (TBS) dari kebun menuju jalan angkut.

“Kalau dulu angkong itu mesti dorong setengah mati. Yang ini sudah tidak perlu dorong-dorong lagi karena sudah pakai mesin,” ujar Jimmy, Kamis (13 November 2025).

Angkong mekanisasi Trubo Engineering menggunakan mesin Honda yang sudah umum digunakan di Indonesia dan dilengkapi empat roda, sehingga operator hanya tinggal menuntun alat tanpa mengeluarkan tenaga besar.

Menurut Jimmy, teknologi ini memberikan perbedaan signifikan dibanding angkong manual. Dengan beban angkut mencapai 300 kilogram per sekali jalan, alat ini memungkinkan pekerja memanen lebih cepat karena tidak menghabiskan energi untuk mendorong alat secara manual.

“Ini hemat sekali waktu. Orang kalau disuruh dorong mending ‘numpang’ tentu lebih enak. Waktu kerja jadi lebih banyak untuk panen, bukan untuk mendorong,” jelasnya.

Kecepatan angkong mekanisasi ini mencapai 5,5 km/jam, setara kecepatan berjalan kaki sehingga tetap aman digunakan di jalur kebun. Alat ini juga dapat diadaptasi untuk berbagai kondisi tanah, termasuk lahan gambut meski memerlukan ban khusus.

Tingkat Efisiensi Naik, Biaya Operasional Turun

Jimmy menilai penggunaan angkong mekanisasi mampu membuat kegiatan panen lebih efisien dan pada akhirnya meningkatkan profitabilitas kebun. “Seharusnya kalau pakai ini, hasilnya lebih profitable. Penghematan waktunya terasa sekali,” katanya.

Meski tetap memerlukan operator manusia, beban kerjanya jauh lebih ringan. Pekerja tidak lagi menghadapi risiko kelelahan ekstrem yang biasanya terjadi saat mendorong angkong manual di medan berat.

PT Trubo Engineering juga memastikan ketersediaan suku cadang bukan menjadi hambatan. “Spare part sudah distok di sini semuanya. Jadi tidak perlu khawatir,” ujar Jimmy.

Dengan inovasi ini, Trubo Engineering berharap dapat membantu perkebunan sawit menjawab tantangan efisiensi panen, terutama di saat industri terus didorong menerapkan mekanisasi dan penghematan biaya operasional.

Artikel Terkait