PT Myco Agro Lestari sebagai produsen pupuk Mycovir menerima penghargaan dengan kategori Pupuk Mikoriza Penyehat Akar Dan Pencegahan Ganoderma di ajang Sawit Indonesia Award yang diselenggarakan Majalah Sawit Indonesia.
Penghargaan tersebut diterima oleh John Travol Surtijo, General Manager, PT Myco Agro Lestari dari Qayuum Amri, Pemimpin Redaksi Majalah Sawit Indonesiadi Jakarta, Kamis (12 Desember 2024).
“Semoga penghargaan ini bisa terus memberikan yang terbaik untuk petani sawit dan kebun sawit di Indonesia. Maju terus perkelapasawitan Indonesia,” ujarnya usai menerima penghargaan.
PT Myco Agro Lestari menjadi satu dari 46 penerima penghargaan di ajang Sawit Indonesia Award 2024. Secara rinci diberikan kepada tokoh, lembaga dan perusahaan.
Seleksi penerima penghargaan didasarkan pada proses penilaian secara internal dengan masukan dari Dewan Redaksi Majalah Sawit Indonesia yang meliputi aspek informasi, komunikasi dan komitmennya, dan dilihat dari sisi bisnisnya. Penghargaan ini diberikan sebagai wujud apresiasi atas dedikasi dan kontribusi penerima penghargaan sepanjang tahun ini.
"Sebagai salah satu media yang fokus kepada produk dan teknologi industri kelapa sawit, kami menilai PT Myco Agro Lestari sebagai produsen MyCovir telah berhasil membantu petani dan perusahaan untuk melindungi kebunnya dari serangan ganoderma. Hasil survei dan penilaian terbuka dari tim pakar dan redaksi menempatkan PT Myco Agro Lestari sangat layak untuk mendapatkan penghargaan ini," terang Qayuum Amri.
Seperti diketahui, Ganoderma merupakan penyakit yang ada di tanaman kelapa sawit. Jamur ini menyerang bagian dari tanaman kelapa sawit terutama pangkal batang, yang menyebabkan busuk dan menyebabkan kematian tanaman kelapa sawit. Jika serangan penyakitini (red-jamur ganoderma sp) tidak segera dikendalikan akan berdampak buruk bagi pelaku usaha perkebunan kelapa sawit, dari sisi ekonomi.
Oleh karena itu, penting bagi petani kelapa sawit untuk mengenal lebih dini gejala awal penyakit ini agar dapat menerapkan berbagai tindakan pencegahan dan penanggulangan yang tepat.
Bagaimana pencegahan yang efektif? Salah satunya dengan memberikan imunisasi pada tanaman kelapa sawit, melalui akar dengan pupuk fungi MIKORIZA. Langkah dan upaya ini dinilai cukup baik, karena pengaplikasiannya melalui akar.
Pemberian Mycovir pada tahap nursery (saat memindahkan bibit dari pre nursery kedalam polybag main nursery) dan saat trans planting kelahan (saat memindahkan bibit dari main nursery kelahan perkebunan).
Pemberian Mycovir pada pembibitan sangatlah penting karena Mycovir hidup bersimbiosis mutualisme (saling menguntungkan) dengan akar tanaman. Mycovir mendapatkan energi dari eksudat yang dihasilkan akar sehingga jamur lain yang berbahaya tidak dapat lagi hidup dan sebagai tempat melengkapi daur hidupnya.
Dengan begitu tanaman kelapa sawit yang sudah mendapat Mycovir dapat meningkatkan ketahanan terhadap patogen akar. Sehingga akar yang bersimbiosis dengan Mycovir akan meningkatkan ketahanan terhadap serangan patogen yang salah satunya adalah serangan Ganoderma. Jadi setelah sawit terinfeksi Mycovir maka akan terjaga dari serangan Ganoderma. Mycovir merupakan salah satu produk pupuk hayati fungi Mikoriza yang diproduksi oleh PT. Myco Agro Lestari. Bahkan, perusahaan pupuk ini sebagai salah satu produsen perintis produk Mikorizabuatan Indonesia.














