Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia (Bagian CCCVI)

Sebagai ketua Kadin Sumut, Imral Nasution sering melibatkan para pakar ekonomi, seperti Dr. Polin Pospos, dan pakar pendidikan Prof. Usman Pelly, bersama beberapa pakar dari USU, seperti Prof. Bachtiar Hasan Miraza, Dr. Sukaria Sinulingga, dan Dr. Firman M.U. Tambun dalam beberapa kegiatan Kadin. Beberapa dari pakar tersebut ikut dalam rombongan kami menghadiri acara IMT-GT di Thailand dan Malaysia. Saya yang bertugas menjadi ketua business council menjadi merasa percaya diri dengan dukungan seperti itu.

Disamping kegiatan IMT-GT, ada juga kunjungan ke Singapura. Ini sebagai kegiatan promosi sekaligus meningkatkan kerjasama dengan pihak Chamber of Commerce Singapura dalam membina pengusaha kecil menengah. Untuk promosi, ikut Yopie Batubara yang sedang giat mendorong pariwisata ke Nias. Dia membawa bahan-bahan promosi mengenai Nias, pantai dengan ombak yang bagus untuk berselancar seperti di Hawai, katanya.

Dengan Kepala BKPM, Sanyoto Sastrowardoyo, kami pergi ke Prancis. Dari Paris kami naik kereta api tercepat didunia, bullet train, ke Lyon. Hanya dua jam untuk sampai ke Lyon yang jauh dari Paris. Naik pesawat terbangpun lebih dari satu jam. Kami juga ke London untuk promosi. Dari London saya kembali ke Paris dan bertemu mantan Rektor ITB Prof. Dodi Tisna Amidjaja yang saat itu menjadi Duta Besar RI berkuasa penuh untuk Prancis.

Sumber : Derom Bangun

2 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like