• Jumat, 25 September 2026
Berita Terbaru

Manfaatkan Limbah Sawit hingga Surya: Pertamina NRE & PTPN III Geber Listrik Hijau di KEK Sei Mangkei

SIMALUNGUN, SAWIT INDONESIA - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) berkolaborasi dengan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) untuk memperkuat pasokan listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara. Sinergi BUMN ini ditargetkan mampu menopang sedikitnya 20 persen dari total kebutuhan energi di kawasan industri tersebut.

Pengembangan ekosistem energi bersih ini mengandalkan dua fasilitas utama, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) berkapasitas 2,4 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2 MW. Pada Oktober 2026, kapasitas PLTS dipastikan bertambah 3 MW seiring dengan target Commercial Operation Date (COD).

Operations and Maintenance Area Manager PLTBg dan PLTS Sei Mangkei, Rein Nasution, mengungkapkan bahwa dengan total kapasitas sekitar 7,4 MW, kontribusi EBT saat ini baru menyentuh angka 10 persen dari total beban kawasan.

"Kawasan itu mengharapkan kurang lebih 20 persen kebutuhan listrik kawasan ini harus dari sumber EBT," ujar Rein di kantor PLTBg Sei Mangkei, Simalungun, Rabu (23/9/2026).

Lonjakan kebutuhan listrik di KEK Sei Mangkei terdorong oleh pesatnya pertumbuhan kawasan. Tiga tahun lalu, lokasi ini hanya dihuni 6 pabrik, namun kini telah melonjak menjadi 34 pabrik beroperasi dengan total kebutuhan listrik mencapai 74 MW. Untuk menutup celah target 20 persen EBT, kawasan ini masih membutuhkan tambahan pasokan listrik hijau sekitar 13 MW yang direncanakan berasal dari ground-mounted PLTS (8 MW) dan PLTS rooftop (5 MW).

Poin penting pengelolaan EBT di KEK Sei Mangkei mencakup:

  • Sirkularitas Limbah Sawit (POME): PLTBg memanfaatkan Palm Oil Mill Effluent (POME) sebanyak 790 m³ per hari yang diserap langsung dari pabrik kelapa sawit PTPN III di dalam kawasan.

  • Capaian Energi & Dekarbonisasi: Sejak beroperasi pada 2020, PLTBg telah memproduksi 63.708 MWh listrik dan memangkas emisi karbon hingga 500.000 ton CO2.

  • Daya Tarik Investasi: Ketersediaan listrik ramah lingkungan menjadi daya tawar utama KEK Sei Mangkei untuk memikat lebih banyak investor global yang menerapkan standar keberlanjutan.

Sumber: money.kompas.com

Artikel Terkait