Ungaran, SAWIT INDONESIA – Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY – STIPER) gelar rangkaian kegiatan untuk mahasiswa baru yaitu Pembinaan Mental, Fisik, Disiplin dan Kenal Kebun (Bintalfisdisbun). Kegiatan ini diikuti seluruh Taruna Andalan Sawit sebutan mahasiswa AKPY STIPER, sebelum menjalani proses pembelajaran di kampus.
Kegiatan Bintalfisdisbun 2024 diikuti oleh 596 mahasiswa/i jenjang Diploma 1 (Prodi Pembibitan Kelapa Sawit dan Prodi Pemeliharaan Kelapa Sawit) yang terdiri dari mahasiswa/i penerima Beasiswa SDM Sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) – Ditjen Perkebunan), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan kelas Regular Diploma 2 (Prodi Pemeliharaan Kelapa Sawit dan Prodi Teknologi Pengolahan Kelapa Sawit) kelas Regular.
Direktur AKPY STIPER, Dr. Sri Gunawan, SP, MP, IPU menjelaskan kegiatan Bintalfisdisbun merupakan rangkaian kegiatan yang wajib diikuti Taruna Andalan Sawit (mahasiswa AKPY STIPER) sebelum menjalankan proses pembelajaran di kampus.
“Kegiatan Bintalfisdisbun yang dilaksanakan di KP 2 STIPER – Ungaran, Senin – Jum’at (8 – 14 September 2024), merupakan lanjutan dari kegiatan pembinaan mental, fisik, disiplin, kepemipinan, survival dan bela negarayang diadakan di Denhanud 474 Kopasgat, TNI – AU, Yogyakarta, pada Rabu – Jum’at (4 – 6 September 2024),” ujarnya, saat ditemui di Ungaran, pada Selasa (10 September 2024).
“Khusus untuk Bintalfisdisbun yang diselenggarakan di KP 2 STIPER – Ungaran, peruntukkannya untuk mengenalkan kebun mulai dari persiapan lahan, perawatan atau pemeliharaan (Tanaman Belum Menghasilkan dan Tanaman Menghasilkan) hingga panen sebagai bidang yang akan dipelajari dan dipraktikkan selama satu tahun mendatang.Kegiatan ini, menjadi tahapan penting untuk memperkenalkan kepada mahasiswa baru, supaya ada gambaran perihal bidang yang akan dipelajari sebagai bekal untuk terjun di dunia kerja di industri sawit,” tambah Dr. Sri Gunawan.
Dalam pelaksanaan pengenalan kebun, pihak AKPY STIPER melibatkan para praktisi kebun dan dosen pendamping selama rangkaian kegiatan.
“Keterlibatan para praktisi kebun dan dosen pendamping tujuannya untuk mengenalkan beragam tahapan proses budidaya tanaman kelapa sawit sesuai dengan Good Agriculture Practices (GAP),” jelas Dr. Sri Gunawan.
Lebih lanjut, ia menambahkan, berbeda dari kegiatan Bintalfisdisbun pada tahun sebelumnya. Pada gelaran (Bintalfisdisbun) tahun ini dihadiri beberapa perwakilan para mitra AKPY STIPER, mulai dari perusahaan, pemerintah daerah dan kelembagaan (organisasi) petani.
“Terutama divisi Human Capital (SDM) yang hadir secara langsung untuk melihat Taruna Andalan Sawit AKPY STIPER dalam menjalani proses pengenalan kebun. Taruna Andalan Sawit sebagai para calon mandoratau formen yang menjadi garda depan di perusahaan perkebunan kelapa sawit. Nantinya, para perusahaan mitra akan melakukan seleksi untuk magang dan on job training untuk indent dari perusahaan besar swasta, beberapa bulan mendatang,” jelas Direktur AKPY STIPER.
Kegiatan Bintalfisdisbun 2024 juga menjadi momentum pelaksanaan Pembukaan Kuliah Tahun Ajaran 2024/2025 bagi Taruna Andalan Sawit AKPY STIPER. Yang menghadirkan berbagai narasumber dari stakeholders sawit seperti perwakilan dari BPDPKS, Ditjen Perkebunan, perwakilan perusahaan, pemerintah daerah dan perwakilan oraganisasi petani, dengan beragam motivasi serta turut hadir perwakilan dari LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta.
Setelah Bintalfisdisbun, para mahasiswa melaksanakan kegiatan perkuliahan tatap muka dengan kurikulum job competency block, praktikum, soft skill, learning factory dan magang industri serta uji kompetensi. “Harapannya ke depan program nasional yaitu Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Sarpras, ISPO berjalan dengan baik. Sehingga alumni AKPY bisa diserap di program-program (PSR, Sarpras dan ISPO) terkait perkebunan sawit,” pungkas Dr. Sri Gunawan.














