• Rabu, 21 Oktober 2026
Berita Terbaru

Kabar Baik, Harga TBS Petani Plasma Papua Naik Menjadi Rp 3.633,57/kg, Berikut Rinciannya Periode I Oktober 2026

Jayapura, SAWIT INDONESIA — Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pertanian resmi mengumumkan hasil penetapan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun mitra (plasma dan swadaya) untuk periode I yang dimulai 01 - 15 Oktober 2026.

Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Papua pada 19 Oktober 2026, harga komoditas andalan ini tercatat mengalami tren positif atau kenaikan dibanding periode sebelumnya.

Penetapan harga ini ditandatangani langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian selaku Ketua Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Papua, Lunanka V. M. L. Daimboa, SP, MM, dan mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024.

Bagi petani mitra plasma, harga TBS bervariasi tergantung pada umur tanaman. Kelompok TBS dengan usia tanam 10–20 tahun ditetapkan seharga Rp 3.633,57 per kg, naik sebesar Rp 23,35 per kg dari periode sebelumnya (akhir September 2026 sebesar Rp3.610,22 per kg.

Untuk petani swadaya, harga TBS tertinggi ditetapkan sebesar Rp 3.327,17 per kg 100% Tenera. Sedangkan, harga terendah sebesar Rp 3.194,82 per kg untuk 40% tenera dan 60% dura.

Berdasarkan data perusahaan kelapa sawit di wilayah Provinsi Papua, komponen pembentuk harga rata-rata pada periode ini tercatat sebagai berikut:

• Harga CPO (Crude Palm Oil) Lokal & Ekspor: Rp 14.795,70 per kilogram (tidak termasuk PPN)

• Harga Inti Sawit (Palm Kernel): Rp 12.147,68 per kilogram (tidak termasuk PPN)

• Indeks "K": 92.83%.

• Nilai Cangkang: Rp 0.00 per kilogram.

Artikel Terkait