• Kamis, 1 Oktober 2026
Berita Terbaru

IPB Training Didukung BPDPKS dan Ditjenbun Melatih 30 Petani Sawit Kabupaten Tanah Bumbu

Banjarmasin, SAWIT INDONESIA - IPB Training kembali mengadakan pelatihan dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Ditjen Perkebunan (Ditjenbun). Kali ini, pelatihan dengan modul "Panen dan Pascapanen" diikuti petani sawit sebanyak 30 orang dari Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kegiatan pelatihan ini, berlangsung selama lima hari (Selasa – Sabtu, 23 – 27 Juli 2024), yang diadakan di salah satu hotel di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Diketahui, kegiatan pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara BPDPKS, Direktorat Jenderal Perkebunan, dan IPB Training sebagai wujud implementasi dari program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang falsafah dan regulasi panen; meningkatkan pengetahuan tentang kriteria panen, persiapan panen dan taksasi produksi; meningkatkan pengetahuan tentang organisasi dan sistem panen; dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam teknis panen.

Koordinator Narasumber IPB Training sekaligus perwakilan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr. Ir. Hariyadi, MS, menyampaikan tujuannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan kapabilitas para petani di dalam mengelola kelapa sawit.

“Khusus pada pelatihan ini, mengajarkan para petani bagaimana bisa melakukan cara pemanenan yang baik mengelola pasca panen yang baik. Karena tahap akhir inilah yang akan menentukan bagaimana tingkat produktivitas minyak yang dihasilkan oleh petani. Walaupun produksi TBS nya tinggi tapi jika cara panennya tidak benar dan cara pengelolaan pasca panen tidak benar maka hasilnya tidak akan optimal” ujarnya, dalam keterangan resmi yang diterima redaksi sawitindonesia.com, pada Minggu (28 Juli 2024).

Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu, Agus Dwi Wahyono, S.Hut, MP mengatakan pelatihan ini merupakan awal pelatihan Panen dan Pascapanen di Kab. Tanah Bumbu. Dan menjadi pelatihan lanjutan dari pelatihan budidaya yang telah diikuti pada 2 tahun terakhir.

Pelatihan ini diikuti oleh para petani yang telah mengikuti program PSR (peremajaan) pada periode 2019-2020 dari Kabupaten Tanah Bumbu,” katanya.

Terkait dengan kegiatan pelatihan, Kepala Bidang Penyuluhan, Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Heri Purwanto, S.Pt, M.S menyampaikan pesan untuk para peserta.

“Semoga dengan pelatihan Panen dan Pascapanen bagi pekebun kelapa sawit dapat menciptakan usaha yang kondusif dengan meningkatkan partisipasi masyarakat pekebun sehingga mampu berdaya saing dalam menghadapi berbagai kondisi ekonomi saat ini,” ucapnya.

Sebagai informasi, kegiatan pelatihan yang diadakan selama lima hari diikuti dengan baik oleh para peserta. Interaksi antara peserta dan narasumber berlangsung secara efektif dan bersinergi.

Sementara, Ketua Tim Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan BPPSDMP, Kementerian Pertanian Dr. M. Apuk Ismane yang turut hadir saat pembukaan kegiatan pelatihan menambahkan empat poin untuk penguatan kelembagaan ekonomi petani agar petani sawit dari Kabupaten Tanah Bumbu bisa berkembang dan berkelanjutan.

“Pertama, menyediakan dan memberikan pelayanan prima kepada petani yang menjadi anggota seperti permodalan, sarana dan prasarana dan bagi yang bukan anggota diberikan harga pasar atau komersial. Kedua, bermitra dengan BUMN, BUMD, perusahaan yang menyediakan alat mesin pertanian. Ketiga, membangun industri hilir untuk pengelolaan produk petani untuk meningkatkan nilai tambah. Dan, keempat, menyediakan anggaranan kegiatan penyuluhan,” katanya.

Kunjungan Kebun

Selama pelatihan berlangsung, tampak peserta sangat antusias dalam setiap mengikuti sesi materi. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih konkrit, para peserta mendapat kesempatan mengunjungi kebun Perusahaan.

“Selain mendapatkan materi peserta pun diajak untuk melakukan kunjungan lapang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan praktis kepada pekebun sawit mengenai kegiatan panen dan pasca panen di industri,” kata Dr. Hariyadi.

Kegiatan kunjungan lapang dilaksanakan di perkebunan yang dikelola Perusahaan, PT. Citra Putra Kebun Asri (CPKA), yang berlokadi di Batalang, Kec. Jorong, Kabupaten, Tanah Laut. pada hari Jumat (26 Juli 2024). Kunjungan ini disambut baik oleh pihak Perusahaan yang diwakili oleh Estate Manager PT. Citra Putra Kebun Asri, Iwansyah dan jajarannya.

Dr. Hariyadi MS mengatakan dalam kunjungan tersebut peserta didampingi dua trainer professional yang merupakan bagian dari IPB Training. “Kegiatan ini bertujuan untuk mendemonstrasikan Panen dan Pascapanen yang tepat, sesuai standar operasional yang berlaku. Beberapa topik yang dibahas pada praktik lapang ini diantaranya adalah panen, pasca panen, sortasi, dan loading,” katanya.

“Pada sesi pemanenan kelapa sawit, peserta dilatih cara panen yang baik dengan metode simulasi. Peserta diajak melihat langsung tentang teknis pemanenan dan pemotongan tangkai buah oleh tim PT CPKA. Hal ini, untuk menunjukkan contoh penggunaan songgo pelepah yang sesuai dengan umur tanaman. Kemudian, peserta diajarkan metode sortir tandan buah segar (TBS) untuk memeriksa kualitas jenis buah di loading ramp atau penimbunan sementara, para peserta diberikan pemahaman penggolongan TBS sesuai standar yang digunakan,” imbuh Dr. Hariyadi.

Artikel Terkait