• Selasa, 29 September 2026
Berita Terbaru

Inggris Hambat Biodiesel Indonesia, Bea Masuk Maksimal 18%

London, SAWIT INDONESIA – Pemerintah Inggris resmi memperpanjang bea masuk terhadap produk biodiesel dari Indonesia setelah menerima rekomendasi Otoritas Pemulihan Perdagangan atau Trade Remedies Authority (TRA).

Penerapan kebijakan tarif ini dipastikan akan tetap berlaku selama lima tahun ke depan. Biodiesel merupakan komoditas yang umumnya dipasok dan digunakan sebagai bahan bakar transportasi jalan raya di Britania Raya. Berdasarkan keputusan terbaru, besaran bea masuk yang dikenakan terhadap produk biodiesel Indonesia berada di kisaran 8% hingga 18%.

Keputusan ini diambil setelah TRA melakukan peninjauan ulang (review) yang dimulai sejak 6 Desember 2024. Peninjauan tersebut bertujuan untuk menilai apakah pengenaan bea masuk masih diperlukan, sekaligus mengevaluasi definisi produk yang terkena kebijakan.

Sebagai informasi, sebelum Inggris resmi keluar dari Uni Eropa (Brexit), penyelidikan terkait pemulihan perdagangan (trade remedies) dilakukan oleh Komisi Uni Eropa atas nama Inggris. Setelah Brexit, sejumlah kebijakan Uni Eropa yang dinilai penting bagi produsen domestik Inggris diadopsi ke dalam hukum nasional.

TRA kemudian bertugas meninjau satu per satu kebijakan tersebut guna memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan pasar Inggris. Peninjauan terhadap kasus biodiesel Indonesia ini tercatat sebagai salah satu peninjauan transisi terakhir yang berhasil diselesaikan oleh TRA.

Trade Remedies Authority (TRA) adalah lembaga independen Inggris yang bertugas menyelidiki perlunya pemulihan perdagangan untuk menangkal praktik impor yang tidak adil serta lonjakan impor yang tidak terduga. TRA merupakan lembaga otonom di bawah Departemen Bisnis dan Perdagangan Inggris. Periode investigasi berlangsung dari 1 Oktober 2023 hingga 30 September 2024.

Artikel Terkait