Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2024 sebagai ajang pertemuan industri terbesar di Asia Tenggara pada sektor energi dan engineering kembali diadakan untuk mendorong industri berkelanjutan.
Mengangkat tema “Advancing Industrial Sustainability” acara tersebut diselenggarakan di Jakarta International Expo Kemayoran, dan terbagi menjadi dua pekan, yaitu Energy Week pada 28 - 31 Agustus, dan Engineering Week yang akan terselenggara pada 11 - 14 September 2024.
“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk turut serta dalam agenda keberlanjutan ini yang kami bawa dalam tema ini Advancing Industrial Sustainability. Harapan yang besar turut dilontarkan agar kegiatan ini dapat memberi manfaat bagi perekonomian bangsa Indonesia sekaligus sebagai landasan dalam membangun masa depan perwujudan resiliensi dan industri yang berkelanjutan melalui kerjasama dan inovasi dari seluruh pihak,” papar Lia Indriasari, Country Manager Pamerindo Indonesia selaku penyelenggara rangkaian IEE Series 2024.
Engineering Week sendiri melibatkan perwakilan pelaku industri dari 40 negara lebih, diikuti oleh lebih dari 2,100 peserta nasional dan internasional dari sektor engineering. Pada 4 hari pelaksanaannya, terdapat 3 panggung hybrid, 15 sesi seminar dan 4 sesi yang diselenggarakan langsung oleh kementerian, serta menyatukan 62 pemangku kebijakan - praktisi - akademisi - pelaku industri, dan juga 9 asosiasi industri terkait.
Lia Indriasari selaku Country Manager Pamerindo Indonesia mengatakan, industri di Indonesia senantiasa berkembang, dan semakin berusaha mencari inovasi yang lebih berkelanjutan untuk menuju era Indonesia Emas 2045. Dia mengatakan kedua rangkaian pameran Energy Week dan Engineering Week ini akan berusaha memberikan jawaban atas kebutuhan tersebut. Baik itu keberlanjutan dari sisi inovasi teknologi yang lebih ramah lingkungan, keberlanjutan sumberdaya manusia untuk industri di masa depan, maupun dari model penyelenggaraan pameran yang lebih mementingkan unsur sustainability untuk semua aspeknya.
“Kami ingin memberi impact lebih besar pada perkembangan industri berkelanjutan di Indonesia, dan itu hanya bisa terwujud melalui berbagai kolaborasi, baik pemerintah, asosiasi, pelaku industri lokal dan internasional, maupun pelajar sebagai generasi penerus atau young engineer,” ujarnya dalam media briefing Indonesia Energy & Engineering Series 2024 yang dilaksanakan di Plataran Hutan Kota, kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2024).
Tujuan ini juga sejalan dengan salah satu target pemerintah yang tertera dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, yaitu mewujudkan kesinambungan pembangunan melalui peningkatan SDM, penguasaan teknologi serta transformasi sarana prasarana industri, dan kolaborasi antar sektor pendukung pembangunan.
Dengan tujuan tersebut, IEE Series 2024 merangkai berbagai sektor dalam satu pameran melalui program-program yang dirancang khusus untuk memenuhi berbagai minat dan tujuan tiap sektor. Termasuk di dalamnya antara lain business matching, podcast, dan berbagai seminar hybrid yang mencakup topik-topik menarik di tiap industri, seperti Indonesia Water Forum bertema “Transformasi Air Minum Menuju Indonesia Emas 2024” yang bekerjasama dengan PERPAMSI (Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia).
Kemudian, seminar kemajuan teknologi panel surya dan tren penunjang kendaraan listrik (EV) oleh MKI (Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia), topik dekarbonisasi, efisiensi energi, dan inovasi teknologi di pertambangan yang akan dibahas oleh ASPINDO (Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia), sampai dengan topik terkait inovasi teknologi di industri minyak dan gas yang akan dibawakan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
ASPINDO, sebagai salah satu asosiasi industri yang telah bertahun-tahun bekerjasama dengan IEE Series, menyatakan apresiasinya atas kesempatan untuk kembali berkolaborasi dan menghadirkan berbagai seminar di IEE Series 2024.
“Sektor pertambangan Indonesia berkembang melalui adanya kebijakan hilirisasi oleh pemerintah, dan ini juga memancing banyak kolaborasi dengan pelaku industri internasional. Hal ini bisa mempercepat kemajuan teknologi dan juga kemahiran Sumber Daya Manusia di sektor tambang Indonesia. Kehadiran kami di IEE Series 2024 salah satunya juga didasari keinginan membuka peluang terciptanya berbagai kolaborasi dan diskusi tersebut. Demi mencapai target potensi sumberdaya dan cadangan mineral industri tambang nasional menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Ari Sutrisno selaku Ketua Umum ASPINDO.
IEE Series 2024 - Energy Week dihadiri oleh 12,408 trade attendees dan melibatkan 650 perusahaan peserta dari total 30 negara, menunjukkan kolaborasi internasional demi menunjang target energi berkelanjutan. Dukungan pada sektor pendidikan dan pemberdayaan generasi muda pun telah sukses ditunjukkan pada Energy Week melalui keterlibatan 10 institusi pendidikan tinggi pada program Student Visit dan juga pemberian penghargaan untuk 5 start-up generasi muda pada sesi Innovator Network (SHARE-PIE). Mengusung visi tersebut, Pamerindo Indonesia selaku penyelenggara berusaha memberikan berbagai edukasi program keberlanjutan melalui kerjasama dengan berbagai mitra. Engineering Week menyediakan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik dan juga shuttle-bus EV gratis pulang pergi dari titik keberangkatan Senayan City dan Pondok Indah Mall menuju JIExpo, dengan kerjasamanya bersama INVI dan KALISTA (member of Indika Energy Group).














