• Selasa, 29 September 2026
Berita Terbaru

Harga CPO Ambles ke Level Terendah 8 Pekan, Tertekan Ekspektasi Persediaan Malaysia dan Pelemahan Dalian

JAKARTA, SAWIT INDONESIA - Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) melanjutkan tren penurunan selama tiga hari berturut-turut pada Selasa (29/9/2026). Koreksi ini membawa harga CPO menyentuh level terendah dalam delapan pekan terakhir, dipicu oleh pelemahan harga minyak nabati pesaing serta ekspektasi lonjakan stok minyak sawit Malaysia sepanjang September.

Kontrak CPO paling aktif untuk pengiriman Desember di Bursa Malaysia Derivatives Exchange merosot 0,99 persen ke level 4.618 ringgit per metrik ton hingga pukul 14.45 WIB.

Sejumlah faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar CPO global meliputi:

  • Ekspektasi Lonjakan Stok & Penurunan Ekspor Malaysia: Trader berbasis di Kuala Lumpur menyebutkan pasar mengantisipasi kenaikan persediaan akhir akibat tren produksi yang tinggi. Data surveyor kargo Intertek Testing Services dan AmSpec Agri Malaysia mengindikasikan ekspor produk minyak sawit Malaysia periode 1–25 September turun 15,1 persen hingga 24,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

  • Tekanan Pasar Minyak Nabati Global: Pergerakan CPO mengekor koreksi pasar komoditas pesaing di Bursa Dalian, di mana kontrak minyak kedelai turun 0,23 persen dan minyak sawit merosot 1,04 persen. Sebaliknya, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) berhasil menguat tipis 0,72 persen.

  • Kinerja Ekspor Indonesia Melambat: Data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat volume ekspor minyak sawit Indonesia pada Juli berada di level 3,19 juta ton, atau menyusut 9,87 persen secara tahunan (year-on-year).

  • Penahan Tekanan dari Minyak Bumi: Kenaikan harga minyak mentah dunia selama dua hari beruntun—yang dipicu kecemasan gangguan pasokan dari dinamika konflik AS-Iran—menjadi penahan tekanan jatuh lebih dalam. Tingginya harga minyak fosil meningkatkan daya saing relatif CPO sebagai bahan baku biodiesel.

Sumber: idxchannel.com

Artikel Terkait