Berita Terbaru
Hadir di 5th IPOSC, BPDP Kampanyekan Pemanfaatan Produk Turunan sawit untuk Usaha Skala UMKM
Jakarta, SAWIT INDONESIA – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kembali tunjukkan eksistensi dengan hadir di 5th IPOSC (Indonesia Palm Oil Smallholders Conference, Expo & Field Trip) yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Petani Kelapa Sawit Jaya Indonesia di Kubu Raya, Kalimantan Barat pada akhir September lalu.
Pada kesempatan itu, BPDP hadir dengan menampilkan menampilkan berbagai produk UKMK Sawit yang terkurasi dalam katalog 100 Produk UMKM sawit serta berbagai program-program BPDP untuk mendukung petani sawit.
Selain menampilkan produk-produk turunan sawit, BPDP juga mengenalkan pemanfaatan sawit dan produk turunannya dalam kehidupan sehari-hari kepada pengunjung dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan edukatif. Kegiatan ini diikuti lebih dari 250 pengunjung yang berpartisipasi secara langsung di booth BPDP.
Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah, menyampaikan bahwa program yang dimiliki oleh BPDP ditujukan untuk memperkuat para pekebun sawit melalui dukungan Peremajaan Sawit Rakyat, Sarana Prasarana Perkebunan, Beasiswa SDM Sawit, pelatihan bagi para petani sawit termasuk dukungan penguatan UMKM Sawit.
"Selain terus memperkuat aspek hulu, para petani sawit juga dapat mendiversifikasi pendapatan selain dari TBS (Tandan Buah Segar) dengan memanfaatkan produk sawit dan turunannya untuk diusahakan di skala UMKM. Beberapa produk dari perwakilan Asosiasi Petani Sawit saat ini sudah ada di katalog 100 Produk UMKM sawit dan turunannya," ungkapnya.
Lebih lanjut, Helmi Muhansah mengatakan, diharapkan para petani sawit di Kalimantan Barat juga dapat mengembangkannya.
"Selain bermanfaat untuk memperluas stream pendapatan bagi petani sawit, hal ini juga untuk mendukung program presiden Prabowo Subianto, untuk pertumbuhan ekonomi 8 persen, lewat peningkatan konsumsi dalam negeri melalui barang-barang yang berasal dari UMKM sawit," imbuhnya.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 25 stand pameran yang terdiri dari produsen kecambah, pupuk, pestisida, alat dan mesin perkebunan, jasa perkebunan, hingga organisasi. Selain itu, tercatat, sebanyak 800 orang hadir yang merupakan petani sawit, pekebun, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang ada di Provinsi Kalimantan Barat untuk mengikuti konferensi hingga pameran selama 3 hari penyelenggaraan kegiatan 5th IPOSC.














