• Rabu, 30 September 2026
Berita Terbaru

GAPKI Kalteng Bantu Rehab Gedung Ormawa Universitas Palangka Raya

SAWIT INDONESIA - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalimantan Tengah, turut membantu merehabilitasi gedung organisasi kemahasiswaan (ormawa) Universitas Palangka Raya (UPR).

Rehabilitasi gedung ormawa itu bagian dari nota kesepakatan dengan UPR yang telah ditanda tangani beberapa waktu lalu, kata ketua GAPKI Cabang Kalteng Syaiful Panigoro di Palangka Raya.

“Untuk rehabilitasinya sudah selesai, dan kami akan segera menyerahkankepada pihak UPR. Semoga rehabilitasi membuat aktivitas mahasiswa di UPR semakin berkembang,” ucapnya.

Dirinya pun mengaku bersyukur atas langkah UPR yang memberikan kesempatan kepada GAPKI Kalteng untuk menjadi narasumber dalam kuliah umum bertema ‘Sawit go to Campus’. Dimana Direktur Eksekutif GAPKI Mukti Sardjono yang menjadi narasumber dalam acara itu, membawakan materi Industri Kelapa Sawit.

Dia mengatakan kegiatan yang diselenggarakan oleh UPR tersebut merupakan program Kampanye Positif yang akan terus digalakan, sehingga sebagai komoditi andalan akan tetap di pertahankan dan berkembangnya oleh masyarakat, khususnya di Indonesia.

“Sinergisitas pelaku usaha sawit dengan kalangan akademisi ataupun perguruan tinggi, memang perlu dan harus terus dilakukan serta ditingkatkan,” kata Syaiful Panigoro.

Dia menyebut sektor perkebunan kelapa sawit dari tahun ke tahun menunjukan perkembangan yang sangat signifikan, dan seiring dengan perkembangan kebutuhan manusia terhadap minyak sawit dan olahannya.

Begitu banyaknya olahan dari minyak nabati dari kelapa sawit yang biasa disebut sebagai Crude Palm Oil (CPO). Tidak hanya untuk sebagai bahan minyak yang bisa di komsumsi oleh manusia dalam makanan akan tetapi sudah berkembang ke arah industri otomotif dan sejenisnya sebagai Biodiesel atau bahan abakar.

“Bisa digambarkan dengan jelas bahwa prospek industri perkebunan kelapa sawit sangatlah bagus dan akan terus berkembang, baik itu teknologi dan perannya dalam kehidupan manusia ke depannya,” ujar Ketua GAPKI Kalteng ini.

Untuk itu, melalui acara UPR ini, GAPKI Kalteng terus berbenah dan bersinergi dengan memberikan informasi dan ilmu pengetahuan untuk cara pandang semua pihak, termasuk para mahasiswa terhadap dunia perkelapa sawitan agar lebih maju, modern dan inovatif, baik dalam peningkatan produktifitas maupun nilai positif.

“Jadi, industri sawit dapat menjadi tujuan dan usaha di masyarakat, terutama di Kalimantan Tengah,” ungkap Syaiful Panigoro.

Sumber: kalteng.antatanews.com

Artikel Terkait