• Senin, 28 September 2026
Berita Terbaru

First Resources dan IndoAgri: Lebih Cuan Mana Jualan Biodiesel Atau Minyak Goreng?

Kontributor utama pendapatan berasal dari Refinery and Processing. Penjualan dari segmen ini mencapai US8,2 juta yang berkontribusi 88% terhadap pendapatan. Segmen produk turunan yang dihasilkan perusahaan meliputi biodiesel, RBD olein, RBD stearin, palm kernel oil (PKO), dan palm kernel expeller.

Di Indonesia, First Resources melalui PT Ciliandra Perkasa menjadi Badan Usaha Bahan Bakar Nabati yang ditunjuk oleh pemerintah dalam penyaluran FAME. Total kapasitas produksi fasilitas refineri dan biodieselnya mencapai 850 ribu ton per tahun.

“Mandatori B50 di Indonesia akan semakin memperkuat permintaan minyak sawit domestik, di mana kecepatan dan skala penerapannya berdampak signifikan terhadap tingkat konsumsi serta harga CPO dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Ciliandra Fangiono.

Pertumbuhan pendapatan tersebut diikuti kenaikan laba bersih menjadi US4,9 juta (sekitar Rp 4,2 triliun) atau meningkat 57,4% secara tahunan.

Dari segi produksi CPO, perusahaan membukukan kenaikan produksi Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang meningkat 10,2% menjadi 2.234.776 ton pada semester pertama 2026. Kenaikan ini juga berdampak positif bagi produksi CPO naik 18,4% menjadi 656.605 ton.

“Berkaitan dengan El Nino, kami terus mengamati dampaknya terhadap produksi minyak sawit maupun minyak nabati lain," tambah Ciliandra.

Faktor pendukung kinerja perusahaan lainnya adalah proses akuisisi terhadap PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. Setelah proses akuisisi, kontribusi ANJ bagi pendapatan semester I 2026 sudah tercermin dalam kinerja First Resources.

Artikel Terkait