• Jumat, 25 September 2026
Sajian Utama

Dr. Gulat Manurung Empat Tahun Berturut-turut Raih Sawit Indonesia Award

Majalah Sawit Indonesia menganugerahkan penghargaan 4th Sawit Indonesia Award 2025 kepada Dr. Ir. Gulat Medali Emas Manurung, MP., C.IMA. C.APO, Ketua Umum DPP APKASINDO untuk kategori “Advokasi Kebijakan Petani Sawit”, di Jakarta, Selasa (16 Desember 2025).

Penghargaan ini diserahkan oleh Direktur Perlindungan Perkebunan Hendratmojo Bagus Hudoro kepada Dr. Gulat ME Manurung. Dalam kata sambutannya, Dr. Gulat ME Manurung mengatakan ditengah-tengah problematika dan harapan dunia kepada minyak sawit, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) mengapresiasi Majalah Sawit Indonesia.

“Tidak mudah menjadi rujukan komoditas unggulan Indonesia apalagi ditengah perubahan iklim dan sorotan terkait kenerlanjutan. Majalah sawit Indonesia sangat jeli dan peka untuk meluruskan yang bengkok dan menurut kami petani sawit bahwa majalah ini adalah bagian perjuangan sawit Indonesia dan kami petani ada disana,” lanjutnya.

Setelah sukses melaksanakan SIEXPO III yang merupakan pameran industri hulu hilir sawit terbesar di Indonesia, terakhir podcast sawit dan kini Majalah Sawit Indonesia kembali memberikan apresiasi kepada pemerhati, penggiat, akademisi, petani, Politisi, asosiasi sawit, pemerintah dan perbankan.

“Apresiasi tersebut sangat dinanti dengan nama Sawit Indonesia Award. Ini ajang bergengsi karena dilakukan dengan kompetensi masing-masing untuk kemajuan dan keberlanjutan sawit Indonesia. Ini prosesnya sangat panjang dan dinilai oleh tim,” ujar Dr Gulat.

Untuk itu kami mengapresiasi atas segala capaian dari Majalah Sawit Indonesia, kata Dr Gulat.usai memimpin rapat kordinasi jalinan kasih petani sawit di Jakarta atas bencana alam sumatera.

“Kami APKASINDO merasa belum banyak berbuat, tapi award ini akan menjadi semangat ‘menyala’ kami untuk terus berkarya dan mengawal segala bentuk regulasi yang tentunya menguntungkan semua pihak. APKASINDO memang mengedepankan pendekatan ke semua stakehokder sawit termasuk ke Pemerintah untuk sama-sama melihat kami petani sawit dengan segala keterbatasan kami,” tambah Doktor lulusan Universitas Riau ini.

Seperti misalnya terkait seleksi SDM Sawit, Keterlambatan Beasiswa Biaya Hidup Bulanan Anak-Anak Kami, Rendahnya serapan PSR, Harga TBS, PKS Komersil, Kampanye Sawit Internasional, termasuk juga memberi masukan ke Satgas PKH Sawit, Agrinas Palma Nusantara dan terakhir terkait ke PP45, semua kita lakukan dengan terstruktur dan terukur dan atas pertimbangan masukan dari Dewan Pembina dan Dewan Pakar DPP APKASINDO.

“Sekali lagi Kita apresiasi atas awards yang diberikan oleh Majalah sawit Indonesia kepada petani sawit, tapi ini juga menjadi beban moral untuk berbuat dan berkarya lebih baik untuk kesejahteraan petani kedepan,” ungkap Dr. Gulat.

Ketua Pelaksana 4th Sawit Indonesia Award 2025, Qayuum Amri mengatakan penghargaan yang diberikan Dr. Gulat Manurung telah melewati penilaian mencakup tiga indicator utama yaitu komunikasi, dedikasi, dan keberlanjutan. Sepanjang tahun 2025, Lulusan S3 Universitas Riau ini sangat aktif menyuarakan kepentingan petani sawit agar petani bisa naik kelas dan makin sejahtera.

“Penilaian ini juga dilakukan melalui surveiy kepada pembaca Majalah Sawit Indonesia. Hasilnya menempatkan Bang Gulat Manurung ini sebagai tokoh sentra dunia perkelapasawitan di Indonesia dan punya pengaruh sangat besar terhadap kebijakan,” pungkas Qayuum.

Artikel Terkait