Yogyakarta, SAWIT INDONESIA — Pemanfaatan minyak sawit kini semakin meluas ke sektor kosmetik bernilai tinggi. Dosen Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada, Dra. Ani Setyopratiwi, M.Si, menegaskan bahwa minyak sawit memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk perawatan tubuh seperti body butter dan sabun mandi premium, minyak sawit ini berperan sebagai antioksidan kuat yang mampu mencegah penuaan dini.
Menurut Ani, minyak sawit yang telah melalui proses refining, bleaching, dan deodorisasi memiliki kualitas yang stabil serta kaya akan antioksidan, antara lain beta karoten dan vitamin E. “Kandungan ini sangat baik untuk menjaga kelembapan dan kesehatan kulit, sehingga cocok dijadikan bahan dasar produk kosmetik,” ujarnya dalam “Workshop & Conference UMKM Sawit Jogja 2026’ yang digelar AKPY-STIPER, pada pekan lalu.
Ia menjelaskan, dalam pembuatan sabun mandi premium, minyak sawit digunakan sebagai bahan utama melalui proses penyabunan atau saponifikasi. Proses ini melibatkan reaksi antara minyak dengan basa kuat seperti NaOH atau KOH. “Kalau menggunakan NaOH akan menghasilkan sabun padat, sedangkan KOH untuk sabun cair atau lunak. Perhitungannya harus tepat agar kualitas sabun optimal,” jelasnya.
Tahapan produksi sabun dimulai dari melarutkan NaOH ke dalam air, kemudian dicampurkan ke minyak sawit dan diaduk hingga mengental. Setelah itu, ditambahkan parfum untuk memberikan aroma premium sebelum dicetak dan didiamkan selama sekitar dua minggu. “Hasilnya bukan hanya membersihkan, tetapi juga memberikan manfaat perawatan kulit,” tambah Ani.
Selain sabun, body butter berbasis minyak sawit juga menjadi produk yang tengah diminati. Ani menyebutkan bahwa body butter mampu memberikan kelembapan intensif, terutama untuk kulit kering. Dalam pembuatannya, minyak sawit merah (RPO) dikombinasikan dengan minyak inti sawit (PKO) dan minyak zaitun.
“Prosesnya cukup sederhana. Minyak dicampur dengan beeswax, dipanaskan hingga mencair, lalu didinginkan dan ditambahkan parfum. Setelah itu bisa langsung dicetak,” paparnya.
Ani menilai tren body butter berbahan dasar sawit menunjukkan meningkatnya minat terhadap produk lokal berkualitas dengan harga terjangkau. Inovasi ini juga membuka peluang usaha baru, khususnya bagi pelaku UMKM di sektor kosmetik alami.
“Dengan pengolahan yang tepat, minyak sawit bisa menjadi produk bernilai tambah tinggi, tidak hanya untuk pangan tetapi juga industri kecantikan,” pungkasnya.














