Bogor, SAWIT INDONESIA – DGL Learning Institute terus berupaya mencetak tenaga ahli profesional yang kompeten dalam mengevaluasi kepatuhan perusahaan kelapa sawit terhadap standar keberlanjutan, melalui kegiatan pelatihan.
Pelatihan Auditor ISPO diselenggarakan selama sepekan (6–12 Februari 2026), yang diadakan dengan skema blended learning. Dalam pelaksanaannya, dua hari (6–7 Februari 2026) dilangsungkan secara daring (online). Pada Pada tahap ini, peserta memperoleh penguatan fundamental melalui materi Kebijakan Pembangunan Perkebunan, PnC ISPO Perkebunan, Prinsip 1 (Kepatuhan Legalitas Usaha), Prinsip 6 (Sumber TBS dan Sistem Rantai Pasok), Penyelenggaraan Sertifikasi ISPO, Prasyarat Sertifikasi ISPO (Perizinan, STDB, SPPL), serta Teknik Audit ISO 19011:2018. Seluruh pembahasan dikontekstualisasikan dengan ketentuan dalam Permentan No. 33 Tahun 2025 untuk memastikan pemahaman regulasi yang komprehensif dan aplikatif.
Sementara (9–12 Februari 2026) dilaksanakan secara tatap muka di Bogor, Jawa Barat. Pada tahap ini, pelatihan difokuskan pada pendalaman Prinsip 2 (Praktik Perkebunan yang Baik), Prinsip 3 (Pengelolaan Lingkungan Hidup & Biodiversity), Prinsip 4 (Ketenagakerjaan dan SMK3), Prinsip 5 (Tanggung Jawab Sosial), serta Prinsip 7 (Peningkatan Usaha Berkelanjutan). Peserta dibimbing dalam teknik identifikasi bukti audit, analisis kesesuaian, serta penyusunan laporan audit yang objektif dan sistematis.
Kegiatan yang dikemas melalui pelatihan dilaksanakan mengacu pada regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 33 Tahun 2025, sebagai dasar implementasi Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO).
Sebagai bagian krusial dari pelatihan, peserta melaksanakan mock audit di Kebun dan PKS Cikasungka PTPN IV Bogor (PTPN IV). Simulasi ini mencakup audit di area kebun dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS), mulai dari perencanaan audit, observasi operasional, verifikasi dokumen, wawancara manajemen dan pekerja, hingga identifikasi ketidaksesuaian dan penyusunan laporan hasil audit. Pendampingan intensif dari DGL Learning Institute memastikan penerapan metodologi audit sesuai Permentan No. 33 Tahun 2025 dan standar ISO 19011:2018.
Dalam rangkaian kegiatan tatap muka tersebut, DGL Learning Institute juga menyelenggarakan Malam Gala Dinner sebagai momentum mempererat jejaring profesional antar peserta dan pengajar. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi dan penguatan komitmen terhadap integritas serta profesionalisme auditor ISPO.
Salah satu peserta, Dwi Widaryanto, Manager Agronomi PT Karya Bella Vita, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan pelatihan ini.
"Pelatihan oleh PT DGL sangat bermanfaat dan memberikan pemahaman yang komprehensif, baik dari sisi regulasi maupun praktik lapangan. Didukung oleh trainer yang sangat berpengalaman dan kompeten di bidangnya, setiap materi disampaikan secara jelas, aplikatif, dan mudah dipahami. Saya sangat merekomendasikan PT DGL sebagai partner strategis untuk sertifikasi profesi karena kualitas pelatihannya benar-benar unggul dan berstandar tinggi," ungkapnya.
Rangkaian pelatihan ditutup dengan ujian kompetensi yang dirancang untuk mengukur pemahaman regulasi serta kemampuan teknis audit peserta. Evaluasi dilakukan secara komprehensif guna memastikan setiap peserta yang dinyatakan lulus telah memenuhi standar kompetensi dan kesiapan praktik sebagai auditor ISPO. Kegiatan kemudian ditutup dengan kunjungan reflektif ke Kebun Raya Bogor, sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan dan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab.
Melalui pelatihan ini, DGL Learning Institute menegaskan perannya sebagai institusi pengembangan kompetensi yang adaptif terhadap perubahan regulasi nasional serta berkomitmen mendukung implementasi ISPO yang profesional, kredibel, dan berkelanjutan di Indonesia.














