Banjarbaru, SAWIT INDONESIA – Pengembangan sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong kemajuan dan keberlanjutan industri kelapa sawit nasional. Melalui peningkatan kapasitas pekebun, penyuluh, hingga aparatur terkait, sektor sawit diharapkan mampu tumbuh lebih produktif, efisien, dan berdaya saing.
Hal itu disampaikan Kepala Divisi Penyaluran Dana Pengembangan SDM, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Sudi Bawa Suwita, saat menyoroti pentingnya investasi pada kualitas manusia sebagai fondasi pembangunan perkebunan kelapa sawit ke depan.
“Pengembangan sumber daya manusia merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan perkebunan kelapa sawit,” ujarnya saat menyampaikan sambutan di acara penutupan pelatihan petani sawit program pengembangan SDMP 2026, yang diikuti 118 peserta dari Kabupaten Tanah Bumbu, di Banjarbaru – Kalimantan Selatan, pada Kamis (3 Juli 2026).
Menurutnya, pembangunan sawit tidak hanya berbicara tentang perluasan lahan atau peningkatan produksi, tetapi juga bagaimana menyiapkan SDM yang memahami praktik budidaya yang baik, pengelolaan kebun yang berkelanjutan, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi di sektor perkebunan.
BPDP terus mendorong berbagai program pelatihan dan peningkatan kompetensi bagi pekebun sawit rakyat, penyuluh, dan aparatur daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas SDM perkebunan. Program tersebut diharapkan dapat melahirkan pelaku usaha sawit yang lebih profesional dan adaptif terhadap tantangan industri.
Sudi menambahkan, peningkatan kapasitas SDM juga menjadi kunci dalam mempercepat penerapan praktik sawit berkelanjutan di tingkat lapangan. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai, pekebun diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tanpa harus membuka lahan baru, sekaligus menjaga aspek lingkungan.
“Sawit Indonesia akan semakin kuat apabila didukung oleh SDM yang unggul, terampil, dan memiliki pemahaman yang baik tentang pengelolaan perkebunan berkelanjutan,” katanya.
Komitmen penguatan SDM tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dan BPDP dalam menjadikan perkebunan kelapa sawit sebagai sektor yang tidak hanya berkontribusi terhadap perekonomian nasional, tetapi juga mampu memberikan kesejahteraan bagi jutaan pekebun di berbagai daerah Indonesia.














