• Selasa, 29 September 2026
Berita Terbaru

BPDP Kucurkan Rp705,6 Miliar Bagi Ribuan Anak Pekebun Raih Beasiswa Sawit

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menegaskan komitmennya memperkuat sumber daya manusia (SDM) di sektor perkebunan kelapa sawit sebagai langkah strategis menuju industri yang lebih berkelanjutan. Tahun 2025, BPDP menggandeng 41 lembaga pendidikan di berbagai daerah untuk menyalurkan program beasiswa kepada 4.000 penerima dari jenjang D1 hingga S1.

“Pengembangan SDM sawit menjadi tonggak utama dalam mewujudkan industri perkebunan berkelanjutan. Ini menjadi fokus strategis kami selain program integrasi dari hulu hingga hilir,” kata Direktur Utama BPDP Eddy Abdurrachman saat penandatanganan kerja sama di Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Sejak 2016, program beasiswa sawit telah menjangkau 9.265 penerima dengan total realisasi dana Rp 938 miliar. Tahun ini, 4.000 penerima baru tersebar di 71 program studi, dengan mayoritas di jenjang diploma. Prioritas diberikan bagi anak pekebun, pekerja perkebunan, penyuluh, serta ASN yang bertugas di sektor sawit.

Eddy menekankan, lulusan diharapkan kembali ke daerah asal untuk memperkuat perkebunan rakyat. Namun, ia mengakui sebagian besar alumni kini banyak terserap di perusahaan sawit.

Selain sawit, peluang pengembangan SDM di sektor perkebunan kian terbuka lebar. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024, BPDP kini juga mendapat mandat baru untuk mengelola kelapa dan kakao. Program beasiswa dan peningkatan kapasitas SDM pun diproyeksikan akan diperluas ke dua komoditas tersebut.

“BPDP berkomitmen terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi generasi muda perkebunan. Dengan begitu, pengembangan industri perkebunan nasional tidak hanya bertumpu pada sawit, tetapi juga kelapa dan kakao,” pungkas Eddy.

Artikel Terkait