Ungaran, SAWIT INDONESIA – Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada pelaksanaan Pembinaan Mental, Fisik, Disiplin, dan Kenal Kebun (Bintalfisidisbun) 2024 yang diadakan AKPY STIPER untuk mahasiswa baru (Taruna Andalan Sawit).
Di tahun ini, mahasiswa baru diperkenalkan dengan beberapa alat hasil inovasi dari tim AKPY STIPER, yang dikemas dalam pameran Teknologi Kreatif dan Inovatif.
Ketua Pelaksana Bintalfisdisbun 2024 AKPY STIPER, Wandha Atmaka Aji mengungkapkan pelaksanaan Bintalfisdisbun tahun ini ada yang beda dari tahun-tahun sebelumnya.
“Di tahun ini, dalam pelaksanaannya ada rangkaian kegiatan tambahan yaitu pameran alat, pemanfaatan teknologi yang diperuntukkan untuk mendukung industri sawit,” ujarnya, saat ditemui di Ungaran, pada Rabu (11 September 2024).
“Kami ingin memperlihatkan kepada mahasiswa baru beberapa alat yang dapat mendukung keberlanjutan industri sawit. Alat-alat yang dipamerkan sebagian besar inovasi dari tim AKPY STIPER,” tambah Aji.
Dari hasil pantauan tim sawitindonesia.com, ada beberapa g alat yang dipamerkan antara lain; Digger, AWS, pemotong rumput, alat Biochar Drum, Bio Pome, Drone pemupukan, Drone Pemetaan, Mikron Hetbi, Gen-tere (galah sawit), Emdek, Traktor, Seperangkat Egrek, Agensia Hayati, Pengukur Karbon, Poster Gen-tere, Poster Spot, Magote, Tablet pencatat buah di kebun, danKompor Biomassa.
Pada kesempatan berbeda, Direktur AKPY STIPER, Dr. Sri Gunawan, SP,MP, IPU mengungkapnya membenarkan adanya perbedaan dalam pelaksanaan Bintalfisdisbun 2024.
“Di tahun ini, pelaksanaan kegiatan untuk mahasiswa baru ditambahkan pameran alat hasil kreatif dan inovatif tim AKPY STIPER. Selain ingin mengenalkan beberapa alat (pemanfaatan teknologi) yang bisa untuk mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit,” ungkapnya.
Hal ini, kata Dr. Sri Gunawan, dilakukan untuk merangsang minat dan bakat dari mahasiswa dengan menunjukkan langsung alat-alat (teknologi) yang bisa digunakan dalam rangka mendukung industri sawit yang menghasilkan komoditas unggulan Indonesia.
“Setelah kegiatan lapangan, para mahasiswa bisa melihat stand pameran. Mudah mudahan bisa untuk merangsang mahasiswa untuk lebih berinovasi, setelah kenal kebun, belajar teori, dan bisa mengembangkan alat dengan kreatif dan inovatif,” jelasnya.
“Hal tersebut, dalam mewujudkan visi misi AKPY STIPER sebagai center of excellent pendidikan vokasi yang kompeten di industri sawit, yang memerlukan networking melalui resources sharing,” pungkas Dr. Sri Gunawan.
Pameran Teknologi Kreatif dan Inovatif juga dikunjungi para tamu yang hadir pada pelaksanaan Bintalfisdisbun 2024. Yang pada kesempatan itu dihadiri para tamu dari stakeholders sawit di antarannya perwakilan dari Ditjen Perkebunan – Kementerian Pertanian, perwakilan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), perusahaan-perusahaan perkebunan sawit (mitra AKPY STIPER), perwakilan pemerintah daerah (Luwu Timur – Sulawesi Selatan), organisasi petani, perwakilan dari Yayasan (YPKPY), serta jajaran dari INSTIPER Yogyakarta, serta tamu undangan lainnya.














