Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka di INSTIPER YOGYAKARTA

Transformasi pembelajaran sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berjalan pesat saat ini. Pendidikan tinggi harus mampu merespon perubahan tersebut dengan membekali dan menyiapkan lulusannya untuk menjadi generasi unggul, tangguh, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2020 lalu merupakan  kerangka  untuk menyiapkan mahasiswa menjadi pembelajar sejati yang terampil, sehingga mampu menjawab tantangan zaman.

Sejak awal pendiriannya, INSTIPER fokus menyiapkan lulusan yag unggul dan siap kerja serta siap memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Implementasi MBKM di INSTIPER,sejatinya telah lama dilaksanakan dalam rangka memenuhi kebutuhan SDM di bidang perkebunan, perhutanan dan industri agrokompleks, bahkan sejak 2005.

INSTIPER telah bertransformasi untuk mendekatkan kurikulum pendidikannya yang dibangun berdasarkanlink and match antara perguruan tinggi dengan dunia kerjadengan diawali pembukaan minat studi di bidang komoditi kelapa sawit. Program minat studi terdiri dariSarjana Perkebunan Kelapa Sawit (SPKS), Sarjana Manajemen Bisnis Perkebunan (SMBP), Sarjana Mekanisasi Perkebunan Kelapa Sawit (SMPKS),Sarjana Teknik Industri Kelapa Sawit (STIK), dan Sarjana Teknologi Pengolahan Kelapa Sawit dan Turunanannya (STPK).

Dengan keberhasilan minat studi khusus yang telah didirikan, INSTIPER juga mengembangkan bidang industri agrokompleks yaitu Sarjana Agronomi (SAGR), Sarjana Pembangunan Agribisnis (SPA), Sarjana Teknologi Industri Perkebunan dan Pangan (STIPP), Sarjana Teknologi dan Industri Bioenergi (STIB).

Sedangkan di bidang perhutananminat yang ditawarkan antara lain Sarjana Hutan Tanaman Industri (SHTI), Sarjana Manajemen Hutan (SMH), Sarjana Konservasi dan Restorasi (SKR).

Seiring tuntutan era industri 4.0, INSTIPER terus mengembangkan minat studi. Adapun minat studi tersebut yaitu Sarjana Teknologi Informatika Pertanian (STIP), Sarjana Agroindustri Informatika Teknologi (SAIT), Sarjana Mekatronika dan Otomasi Pertanian (SMOP), Sarjana Agromeka Teknologi (SAMT), Sarjana Hortismart Teknologi (SHST), dan Sarjana Entrepreneur Agribisnis (SEA).

Dalam rangka mendukung minat studidi INSTIPER tersebut, telah dikembangkan kegiatan co-kurikuler yang akan memperkuat kompetensi khusus di era industri 4.0. Kegiatan co-kurikuler dalam bentuk INSTIPER ACADEMY yang meliputi INSTIPER Smart Greenhouse Academy, INSTIPER Drone Academy, INSTIPER Robotic Academy, INSTIPER IT Academy,  INSTIPER English Academy, INSTIPER Coffee Academy, INSTIPER Technopreneurship Academy, INSTIPER Bakery Academy dan INSTIPER Artificial Intelligence Academy.

No tags for this post.

Related posts

You May Also Like