“Pelatihan pengendalian karhutla bagi MPA-P ini dilaksanakan di enam provinsi rawan karhutla dengan rincian Provinsi Riau sembilan desa, Jambi satu desa, Sumsel tiga desa, Kalsel tiga desa, Kalbar enam desa, dan Kalteng enam desa. Peserta dalam pelatihan ini meliputi anggota Polsek, Koramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, dan masyarakat berkesadaran hukum dengan peserta 20-25 orang setiap desa sehingga total peserta pada kegiatan ini sebanyak 300-an peserta,” jelas Helmi.
Peserta dalam kegiatan yang dibuka langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini meliputi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang diwakili oleh Deputi Bidang Penanggulangan Bencana, Direktur Jenderal Pengendalian perubahan Iklim, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Direktur Pengendalian Karhutla, Staf Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Manajemen dan Landscape Fire, Pangdam Bukit Barisan, Pangdam Mulawarman, Pangdam Sriwijaya, Pangdam Tanjung Pura, Pangdam Siliwangi, Kapolada Riau, Kapolda Jambi, Kapolda Sumatera Selatan, Kapolda Kalimantan Barat, Kapolda Kalimantan Tengah, Kapolda Kalimantan Selatan, dan Kapolda Jawa Barat, Kepala BPBD Provinsi Riau, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Karhutla Wilayah Sumatera dan Wilayah Kalimantan, Kepala Daops Manggala Agni Se-Sumatera dan Kalimantan.
Sumber: sipongi.menlhk.go.id

