Hanuraba Sawit Kencana Raih Sertifikat ISPO

JAKARTA, SAWIT INDONESIA –PT Hanuraba Sawit Kencana (HSK), perusahaan kelapa sawit milik IMC Plantations, menerima Sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi PT TAFA Sertifikasi Indonesia (TSI), lembaga sertifikasi yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Pencapaian ini lebih cepat dari target awal pencapaian ISPO untuk PT HSK yang sebelumnya menargetkan Sertifikat ISPO akan diperoleh pada 2022.

PT HSK merupakan perkebunan kelapa sawit seluas 3.072 Hektar yang beroperasi sejak 2009 di Desa Manggar Jaya, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Kegiatan utama perusahaan ini meliputi pengelolaan kebun inti dan plasma Kelapa Sawit dengan produk utama Tandan Buah Segar (FFB).

“Saya mengucapkan selamat kepada tim di PT HSK atas kerja keras dan semangat untuk mendapatkan sertifikat ISPO ini. Kami di IMC Plantations terus berkomitmen dalam menerapkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dengan mengacu pada Prinsip dan kriteria ISPO,” Direktur Utama IMC Plantations, Hari Witono dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (7 September 2021).

Hari menjelaskan bahwa Raihan sertifikat ISPO ini menjadi  awal yang baik dan saya harapkan di tahun berikutnya perkebunan IMC Plantations lainnya yang telah memulai proses sertifikasi juga bisa segera mendapatkan sertifikat ISPO sebagai bentuk komitmen perusahaan mewujudkan kelestarian Ekonomi, Sosial dan Lingkungan sejalan dengan upaya PBB mengkampanyekan Sustainability dengan bersandar pada 3 Pilar yaitu Profit, People dan Planet.”

Dengan diperolehnya Sertifikat ISPO ini, berarti perkebunan PT HSK telah menerapkan Prisip dan Kriteria yang telah ditetapkan sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 11 Tahun 2015 tentang Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan. Pencapaian ini juga sesuai dengan Visi dan Misi PT HSK yakni menjadi perusahaan yang berkinerja tinggi, fokus kepada sumberdaya manusia sehingga terwujud perkebunan yang berkelanjutan dalam proses dan pertumbuhan usaha.

Proses untuk mendapatkan Sertifikat ini cukup panjang dan tidaklah mudah. Sejak 2019, Perusahaan telah melakukan Gap Analysis, melengkapi seluruh administrasi perijinan yang disyaratkan, menerapkan tata kelola perkebunan yang baik serta menerapkan prinsip dan kriteria ISPO. PT HSK juga mendapat pengawasan (Audit) baik dari pemerintah daerah dan juga lembaga sertifikasi untuk mengecek apakah kewajiban sudah dijalankan dengan baik dan tidak ada pelanggaran dalam prakteknya. Pembinaan juga akan terus dilakukan agar tujuan dari Sertifikasi ISPO yang diinginkan oleh pemerintah, pemangku kepentingan lainnya dapat terpenuhi, sehingga dapat meningkatkan daya saing di pasar global.

Sementara itu TSI dalam keterangan tertulisnya mengucapkan selamat kepada PT HSK atas keberhasilan memperoleh Sertifikat ISPO. “Kami dari TSI, senantiasa mendukung upaya-upaya keberlanjutan yg dijalankan oleh sektor perkebunan kelapa sawit ini.”

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like