BGA Tanamkan Kesadaran Peduli Lingkungan

Sekolah Dasar Swasta (SDS) Bumitama Metro Manggo binaan BGA meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Program Adiwiyata yang dijalankan sekolah ini melibatkan siswa untuk mengajak orangtua dan masyarakat sekitar peduli lingkungan hidup.

Bumitama Gunajaya Agro (BGA)  adalah perusahaan sawit yang peduli dan berkomitmen terhadap lingkungan hidup.  Komitmen ini tidak sebatas ditujukan kepada internal tetapi melibatkan pihak di luar perusahan seperti masyarakat dan sekolah. Salah satunya, mendorong sekolah binaan dan mitra untuk menerapkan program Sekolah Adiwiyata yang berorientasi kepada cinta dan peduli lingkungan hidup.

 

Region Head 3 PT BGA Sri Indarto menjelaskan perusahaan mempunyai kepedulian terhadap dunia pendidikan melalui kegiatan belajar mengajar di tiga sekolah yaitu Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pendidikan (SMP) Swasta Bumitama. Dengan adanya kegiatan ini berupaya memenuhi kebutuhan pendidikan bagi anak karyawan dan masyarakat sekitar.

 

Sekolah tersebut berada di dalam perusahaan, juga menampung anak-anak yang ada di sekitar perusahaan. “Meskipun sekolah berada di tengah kebun tetapi  tidak kalah dengan sekolah yang berada di perkotaan dari sarana dan prasarana,” ujarnya.

Banyak program yang dilakukan dari TK, SD dan SMP Swasta Bumitama ini, selain keterampilan juga mengandalkan kepandaian, budi pekerti, perilaku sopan santun dan program lingkungan hidup.

Khusus lingkungan hidup, sekolah yang ada di PT BGA juga menerapkan sekolah berwawasan lingkungan. Dengan program ini, perusahaan ingin mengajak peran serta siswa orangtua supaya peduli terhadap lingkungan yang bersih dan berkualitas. Agus Wiastono, CSR Department Head Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group, menyebutkan perusahaan ingin mengedepankan pendididikan yang mengajarkan aspek lingkungan berkelanjutan (sustainable). Tidak sebatas kebun sawitnya yang memenuhi syarat berkelanjutan.

“Sebagai perusahaan yang menjadi anggota RSPO, aspek lingkungan prioritas bagi kami. Seperti ada areal HCV dan HCS yang dijaga. Hal ini kami sosialisasikan kepada anak-anak untuk memahami pentingnya lingkungan semenjak dini,” kata Agus.

SDS Bumitama Metro Manggo berlokasi di Desa Riam Durian, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Salah satu keistimewaan SDS Bumitama terdapat  hutan sekolah seluas satu hektare.

“Keberadaaan hutan ini membantu kegiatan edukasi siswa terhadap ekosistem flora dan fauna alam.  Ini menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak. Adapula kebun sekolah untuk mengajarkan cara budidaya buah,”papar Agus.

Agus menjelaskan fokus program sekolah Adiwiyata tidak sebatas menjadikan sekolah berwawasan lingkungan hidup. Namun menjadikan wilayah di sekitar sekolah baik tempat tinggal pekerja dan kehidupan masyarakat mengacu kepada wawasan  lingkungan hidup.  “Pemahaman sekolah Adiwiyata bukan berarti sekolah harus rindang. Tetapi kami ingin anak-anak ini cinta lingkungan. Paling penting pemahaman,” jelasnya.

Sekolah Adiwiyata diharapkan menjadikan anak sebagai agen perubahan supaya cinta lingkungan hidup.  Agus Wiastono menjelaskan setelah mendapatkan pemahaman dan praktik pendidikan berwawasan lingkungan di sekolah, harapannya anak membawa kebiasaan tersebut di rumah. Bentuk pengetahuan dan kebiasaan di sekolah antara lain diajarkan  efisien penggunaan air bersih, hemat listrik, dan pengolahan limbah sampah. “Kami coba tanamkan kepada siswa supaya konsep lingkungan hidup, bisa diterapkan di rumah juga,” ungkapnya.

Komitmen dan dukungan BGA terhadap program Adiwiyata SDS Bumitama Metro Manggo mendapatkan hasil. Sekolah ini meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi Kalimantan Tengah pada 2017.  Sebelumnya, sekolah ini juga mendapatkan penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Kotawaringin Barat.

 

No tags for this post.

Related posts

You May Also Like