Tancapp Gas, Perusahaan Haji Isam Salurkan Biodiesel 50 Ribu Kl

PT Jhonlin Agro Raya telah menyalurkan biodiesel semenjak September 2021. (Sumber foto: jhonlinmagz

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – PT Jhonlin Agro Raya, anak usaha Jhonlin Grup, merupakan pemain baru sebagai produsen biodiesel. Yang menarik, perusahaan ini telah dipercaya untuk menyalurkan biodiesel sebesar 50 ribu Kl periode Januari sampai Desember 2021.

Kegiatan pengapalan biodiesel telah dimulai semenjak 11 September 2021. PT Jhonlin Agro Raya di bawah Jhonlin Grup yang dimiliki Samsudin Andi Arsyad atau dikenal Haji Isam. Perusahaan biodiesel dengan nilai investasi Rp 2 triliun ini baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 21 Oktober 2021.

Alokasi penyaluran yang diterima PT Jhonlin Agro Raya tercantum dalam Kepmen ESDM Nomor 124.K/HK.02/DJE/2021 mengenai Perubahan Kedua Atas Keputusan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 252.K/ LO/MEM/2020 Tentang Penetapan Badan Usaha Bahan Bakar Minyak Dan Badan Usaha Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel Serta Alokasi Besaran Volume Untuk Pencampuran Bahan Bakar Minyak Jenis Minyak Solar Periode Januari-Desember 2021.

“Sejak September 2021 (pabrik sudah mulai beroperasi),” ujar Bambang Aria Wisena, Chief Executive Officer  PT. Eshan Agro Sentosa, subholding Jhonlin Group yang berkantor pusat di Tanah bumbu-Kalimantan Selatan.

Sesuai regulasi ESDM tadi, diakui Bambang, PT Jhonlin Agro Raya telah dipercaya menyalurkan biodiesel sebagai bagian dari implementasi program B30. Biodiesel akan disalurkan kepada PT Pertamina Patra Niaga.

“Wilayah penyaluran biodiesel akan ditujukan ke Indonesia Timur,” jelasnya.

Bambang Aria mengatakan pengapalan perdana telah dilakukan pada 11 September 2021. PT Jhonlin Agro Raya mengirimkan 5000 Kl biodiesel ke Pertamina Wayame. Selanjutnya, total yang akan dikirim dari September hingga Desember 2021 sekitar 50.000 KL.

“Tahun 2022 kita akan berupaya untuk mendapatkan kuota 30.000 KL per bulan, artinya mobilitas kita yang tadinya 2 kali bisa menjadi 6 kali shipment perbulan. Kita harus benar-benar proper melakukan proses produksi mengingat tantangan di tahun mendatang semakin besar,” ujar Bambang Aria Wisena seperti dilansir dari laman www.jhonlinmagz.com.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like