BELITUNG, SAWIT INDONESIA – PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM), anak perusahaan dari PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) melepas 50 siswa yang berhasil lulus Program Pendidikan Vokasi setara D-I pada 6 Agustus 2022 yang lalu. Program Pendidikan Vokasi tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Pendidikan Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan, salah satu Perguruan Tinggi milik pemerintah di bawah naungan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin).

Acara pelepasan lulusan vokasi dilakukan di ANJ Learning Center (ALC), Belitung Timur,  dihadiri oleh  Pejabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung,  Dr. Ir. Ridwan Djamaluddin, M.Sc, Bupati Belitung Timur, Drs. Burhanuddin, dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Ir. Arus Gunawan.

Program pendidikan dan pelatihan vokasi setara Diploma satu (D-1) ini mewujudkan komitmen SMM dan Grup ANJ dalam mendukung penyediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan unggul. Program ini memberikan peningkatan kompetensi dan keahlian bagi lulusan kejuruan sehingga para lulusan Belitung Timur dapat bersaing dengan lulusan daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Juli Wankara, Resident Director SMM, menyampaikan bahwa dengan berakhirnya masa program vokasi ini, para lulusannya bisa meningkatkan pengetahuan dan skill yang mereka miliki sehingga mampu bersaing di dunia kerja. Untuk ke depannya, saat sudah bekerja, mereka diharapkan menjadi contoh bahwa mereka juga mampu bersaing dan punya kemampuan untuk bekerja lebih baik.

Evencus Hutajulu, Direktur PTKI Medan, berharap keberhasilan ini menjadi pintu awal kesuksesan para lulusan di masa yang akan datang setelah melalui banyaknya rintangan dan hambatan selama proses pembelajaran.

“Semua mahasiswa yang lulus diberikan sertifikasi dari Kementerian Perindustrian dan mendapatkan transkrip nilai serta sertifikat uji kompetensi yang dikeluarkan BNSP,” kata Evencus.

Bupati Belitung Timur, Drs. Burhanuddin juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada SMM yang senantiasa memberikan dukungan bagi pengembangan pendidikan vokasi.

“Manfaatkan kesempatan yang telah diberikan dan teruslah belajar. Ingat ini hanya awal  dan kalian harus tetap mengasah diri,” kata Burhanuddin.

Galuh Nurrahman, salah satu mahasiswa lulusan Program Pendidikan setara D-1, menjelaskan dalam pendidikan vokasi ini terdiri dari pemberian materi, praktek dan ujian tertulis.

“Biasanya akan dilakukan pemberian materi terlebih dahulu sebelum praktek di lapangan, setelah itu baru akan dipraktekkan sendiri, pembelajaran ini kami lakukan selama setahun hingga berhasil mendapatkan sertifikat,” kata Galuh.

Dalam mendukung industri untuk penyediaan SDM yang kompeten, Kemenperin telah menyelenggarakan pendidikan tinggi pada beberapa jenjang mulai dari Diploma hingga Magister terapan, termasuk program setara Diploma-I yang merupakan program kerja sama dengan industri.

Kerja sama yang terjalin antara SMM dan PTKI adalah salah satu perwujudan visi perusahaan untuk meningkatkan kehidupan manusia dan alam. ANJ berkomitmen membekali masyarakat di sekitar lokasi operasi agar dapat memiliki memiliki pendidikan dan keterampilan sesuai bidang yang dibutuhkan.

Share.