Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia (Bagian CLXXIV)

Beberapa orang diusulkan agar saya menjadi ketua dalam susunan kepengurusan yang baru. Mereka menilai bahwa peran dan pengalaman saya di GAPKI sangat berguna untuk mengelola dewan ini. Selai  itu, saya dianggap, hanya pengusaha kecil yang netral.

Namun, karena beberapa pertimbangan, akhirnya saya terpilih sebagai wakil ketua I, sementara ketua DMSI dijabat Franky O. Widjaja dari Sinar Mas. Wakil ketua II dari Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Sahat Sinaga. GIMNI adalah asosiasi minyak nabati yang menjadi wadah dari perusahaan-perusahaan besar yang lain seperti Musim Mas, Wilmar, dan permata Hijau Sawit. Ada orang yang menyebut perusahaan-perusahaan tersebut kelompok Sumatera. Kami bertiga dipilih membawa harapan dari anggota bahwa aspirasi anggota bisa di perjuangkan. Sementara dipilihlah Bambang Aria Wisena dari GAPKI sebagai sekertaris umum. Bambang juga bekerja di Bakrie Plantations. Bendara umum DMSI dipegang oleh  dipegang oleh Fredy Wijaya dari AIMMI yang sehari-hari bekarja di Asian Agri.

Di DMSI, saya bekerja dengan Franky O. Widjaja dan Sahat Sinaga. Terlebih karena Sahat Sinaga juga berasal dari Jurusan Kima Teknik IPBsehingga kami bisa dengan cepat saling memahami. Dalam suatu pembicaraan dengan Dr. Asril Darussamin yang juga dari IPB, mereka mengatakan menilai saya tetap sebagai senior. Memang saya adalah angkatan 1960, Asril angkatan 1964 dan Sahat Sinaga angkatan 1965.

Sumber : Derom Bangun

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like