Jokowi Minta Durian Sebagai Tanaman Sela di Kebun Sawit, Ini Faktanya

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Dalam Pertemuan bersama Pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan kepada petani sawit untuk menanam durian. Usulan ini dilontarkannya setelah ada pengurus HKTI yang bertanya mengenai harga sawit. Faktanya, tanaman seperti durian dapat dijadikan tanaman sela di kebun sawit untuk meningkatkan penghasilan petani dan menjaga lingkungan.

Dikutip dari beberapa media nasional yang meliput pertemuan ini, Presiden Jokowi mengatakan supaya petani menanam komoditas lain juga di kebunnya seperti sawit.

“Lahan yang dimiliki oleh petani sawit dapat juga ditanami durian,” kata Jokowi seperti dilansir dari laman kompas.com, Selasa (19 Maret 2019).

Jokowi menambahkan, “Kita ada semua ini. Durian macam-macam, tapi tidak terkelola bagus.”

Faktanya adalah durian dapat dijadikan tanaman sela di perkebunan sawit. Hal ini tergambar dalam penelitian yang dilakukan tim riset Collaborative Research Center (CRC) 990. Riset ini merupakan kolaborasi antara Universitas Jambi, Institut Pertanian Bogor, Universitas Tadulako, dan University of Göttingen, Jerman.

Pada April 2018, CRC 990 sempat memaparkan hasil kajiannya di hadapan sejumlah duta besar negara-negara Uni Eropa. Selama lima tahun lamanya, mereka melakukan riset intensif mengenai tanaman tumpang sari di atas lahan sawit seluas 1.000 hektar.

Dr. Bambang Irawan, Peneliti CRC 990 dari Universitas Jambi, menjelaskan CRC 990 telah mengelola kebun sawit dari monokultur yang dimanfaatkan menanam komoditas lain sebagai tanaman sela.

Di kebun sawit, kata Bambang, terdapat tanaman sela lain seperi pohon petai, durian, jengkol, dan jelutung. Berdasarkan hasil ujicoba menunjukkan terdapat keragaman hayati mulai naik termasuk pula produksi sawit meningkat, dan menambah penghasilan bagi petani.

Bambang menuturkan, hasil riset menunjukkan perkebunan sawit yang muda atau baru berumur dua tahun menjadi penyebab dan sumber peningkatan karbon. Tetapi, kebun sawit yang tanamannya memasuki umur 10-12 tahun dapat menjadi sumber penyerapan karbon.

Dari hasil penelitian di sektor sosio ekonomi, lanjut Bambang, kelapa sawit dapat meningkatkan kesejahteraan dan perbaikan warga desa.

Dari aspek keanekeragaman hayati adalah terdapat penambahan jumlah spesies burung dan invertebrata menambah keanekaragaman spesies di lahan sawit.

Merujuk kepada riset CRC990, tanaman durian sebenarnya dapat diminta untuk dijadikan tanaman sela. Sekarang yang dibutuhkan petani adalah dukungan dari dinas serta kementerian terkait untuk menjadikan tanaman sela mudah dibudidayakan di perkebunan sawit.

19 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like