Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI Membangun Kemandirian Ekonomi Dan Pangan Secara Berkelanjutan (Bagian LVIII)

Berbeda dengan perkebunan sawit rakyat dan swasta sentra utama produksi CPO dari perkebunan negara adalah Sumatera Utara. Pangsa Sumatera Utara dalam produksi CPO perkebunan negara mencapai 50%. Secara nasional laju pertumbuhan produksi CPO dari kebun sawit negara adalah sebesar 15% per tahun selama periode 1990-2013. Bila dibandingkan laju pertumbuhan produksi CPO negara tersebut dengan laju pertumbuhan areal TM sawit negara (26%) berarti pertumbuhan produksi CPO kebun sawit negara terutama di sumbang oleh peningkatan areal TM.

Perkembangan Produktivitas CPO Meneurut Pengusahaan dan Provinsi

Secara umum produktivitas CPO per hektar selama periode 1990-2013 yakni dari 1,61 ton menjadi 2,92 ton per hektar. Bila dianalisis selama periode 2000-2013 dan mempertimbangkan komposisi umur tanaman kelapa sawit rakyat maka perubahan produktivitas sawit rakyat dalam priode 2000-2005 dibandingkan dengan 2006-2013 telah mengalami pengeseran yang mencerminkan terjadinya peningkatan produktivitas untuk setiap umur TM.

Perkebunan kelapa swit negara (PN) ternyata mengalami penurunan produktivitas dalam periode 1990-2013 yakni dari 4,40% menjadi 3,11%. Jika dibandingkan produktivitas setiap umur TM negara antra periode 2000-2005 dengan periode 2006-2013 menunjukan terjadinya penurunan produktivitas pada setiap umur TM. Namun demikian produktivitas kelapa sawit negara masih lebih tinggi dari rata-rata produktivitas kelapa sawit rakyat.

Sumber : GAPKI

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like