JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY-Stiper) gelar Wisuda ke-3 Ahli Pratama Kelapa Sawit Program Beasiswa BPDPKS, AKPY-Stiper diadakan secara daring atau online, pada Sabtu (16 Oktober 2021). Seperti diketahui, acara wisuda menjadi momen bersejarah bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan meraih gelar.

Direktur AKPY-Stiper, Dr. Sri Gunawan menyampaikan sehubungan dengan adanya wabah Covid-19, gelaran wisuda Ahli Pratama Kelapa Sawit ke-3 program Beasiswa BPDPKS digelar secara daring/Online.

“Dengan rasa bangga, kami mengucapkan selamat kepada Wisudawan dan Wisudawati Ahli Pratama Kelapa Sawit sebanyak 248 alumni Beasiswa BPDPKS, terdiri 123 mahasiswa Prodi Pembibitan Kelapa Sawit dan 125 mahasiswa Prodi Pemeliharaan Kelapa Sawit, serta 60 mahasiswa Beasiswa dari PT Dharma Satya Nusantara (DSN) dan 2 mahasiswa program CSR yang berasal dari 20 provinsi,” ujarnya, saat memberikan sambutan.

Selanjutnya, ia mengatakan sebanyak 156 alumni (63%) telah diterima dan bekerja di perusahaan sawit. Dan, saya haturkan terima kasih kepada BPDPKS yang telah mempercayakan pendidikan Diploma I pada AKPY-Stiper hingga batch 6. “Dan mitra strategis baik Asosiasi, Pemerintah Daerah, Perusahaan dan KUD/Koperasi atas kerjasamanya mulai dari sosialisasi, Penerimaan Mahasiswa Baru, PKL, Magang hingga Penyaluran kerja,” imbuh Direktur AKPY-Stiper.

Sebagai informasi, selama menempuh pendidikan mahasiswa Diploma I AKPY-Stiper dimasa pandemi Covid-19 menjalankan proses pembelajaran di kampus dengan cara Daring, Luring dan Blended Learning. Selain itu, mahasiswa juga telah melaksanakan PKL/Learning Factory serta telah melakukan Magang di perusahaan perkebunan sawit, Pekebun Rakyat dan KUD/Koperasi serta dilanjutkan dengan Uji Kompetensi dari BNSP.

“Kehadiran Taruna Andalan Sawit sangat tepat untuk membangun perkebunan sawit. Kepada para alumni, kami (AKPY-Stiper), BPDPKS dan Dirjebun berharap kerja keras kalian untuk membangun perkebunan kelapa sawit baik di perkebunan rakyat, perkebunan swasta dan negara, selain itu bisa mengelola kebun sendiri dan menjadi pendamping program PSR dan menjadi pengurus KUD/Koperasi yang ada di daerah masing-masing. Bagi para alumni yang belum mendapat pekerjaan masih banyak peluang di industri sawit,” kata Sri Gunawan.

Ucapan selamat juga disampaikan Sekretaris Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY), Hardiyanto. Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati telah menyelesaikan pendidikan di AKPY-Stiper dan meraih gelar Ahli Pratama Kelapa Sawit dengan baik. “Kami bangga wisudawan dan wisudawati sebanyak 156 alumni atau (63%) telah diterima di perusahaan sawit. Keberhasilan alumni menjadi tanggung jawab secara individu dan orangtua sekaligus kepada pemerintah dalam pembangunan kelapa sawit Indonesia,” ucapnya.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada orangtua wisudawan dan wisudawati yang telah mempercayakan pada kami untuk mendidik putra putrinya. Semoga putra putri Anda dapat berkarier berkarya maju dan sukses dalam menempuh perjuangan hidup di masa mendatang. Dan, tak lupa ucapan terima kasih saya sampaikan kepada BPDPKS yang telah memberikan amanah dan kepercayaan yang telah diberikan kepada AKPY-Stiper. Semoga kerjasamanya terus ditingkatkan dalam rangka pengembangan dan pembangunan perkelapasawitan Indonesia,” lanjut Hardiyanto.

Lebih lanjut, ucapan selamat untuk para wisudawan dan wisudawati Ahli Pratama Kelapa Sawit AKPY-Stiper juga diutarakan Edi Wibowo Direktur Penyaluran Dana BPDPKS. Meski di kondisi yang sangat terbatas karena pandemi Covid-19 masih bisa mengadakan gelaran wisuda Ahli Pratama Kelapa Sawit ke-3 AKPY-Stiper.

“Kami ucapkan selamat kepada Taruna Andalan sawit sebanyak 248 alumni telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Alhamdulillah rata-rata lebih dari 60% telah diterima diperusahaan sawit. Semoga dapat mengamalkan ilmunya dengan baik, sementara bagi alumni lainnya belum diterima dapat mengaplikasikan ilmunya mendapat tempat yang sesuai dalam mengaplikasikan ilmunya sesuai bidang yang telah dipelajari dan sebagai basic untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi,” ucapnya.

“Maksimalkan ilmu dan teknologi untuk kemajuan industri sawit Indonesia dari hulu hingga hilir. Dan, Semoga bisa berperan dalam mewujudkan SDM unggul untuk keberlanjutan sawit sebagai komoditas strategis nasional,” pesan Edi kepada para wisudawan dan wisudawati.

Share.