Tanah Harapan Elaeis (Bagian XL)

Rekannya Mismin, hanya senyum-senyum menengok dari belakang. Lelaki 50 tahun ini sudah tahu betul bagaimana rasanya mengemudikan Inova tadi. Sebab dia yang pertama memakai mobil itu, baruralah dia diserahi Inova automatic berbahan bakar Biodiesel industry (B20). Tapi yang membikin Mismin heran, saat melesat, Knalpot Inova B50 itu tidak mengeluarkan asap hitam layaknya kendaraan diesel pada umumnya. “Wahhh, baru tahu saya…”  gumannya.

Senin sore akhir Januari 2019, dua unit Inova sesama keluaran tahun 2018 itu sudah kembali kinclong dan nangkring di pelataran auto 2000 Amplas Medan. Nangkring setelah keduannya 10 hari melalang buana dari Medan Sumatera Utara (Sumut) menuju kawasan Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Bogor Jawa Barat (Jabar) hingga tiba kembali ke Medan, Senin dini hari itu.

Baca Juga :   Minyak Sawit di Dalam Nutella  Bukan Penyebab Kanker

Dihangar bengkel besar itu, Teknical Leader Auto 2000 Amplas, Andiarto, menyodorkan secarik kertas kepada Muhammad Ansori Nasution yang sedang menunggu. “Ini perbandingan kondisi fitback  injection antara Inova yang memakai B50 dan Solar,” kata Andiarto. Inova tadi sama-sama bersilinder 2.4 dan automatic meski Inova berbahan bakar B50 seri G dan yang satu lagi seri V.

Penulis : Abdul Aziz

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like