Tanah Harapan Elaeis (Bagian LVI)

Terkait dengan tenaga kerja yang bisa di sedot oleh industry pulp and paper ini, pada laman wartaekonomi.co.id, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPI) Kementerian Perindustrian (kemenprin), Ngakan Timur merinci bahwa ada 260 ribu tenaga kerja langsung di 84 industri pulp and paper tadi dengan tenaga kerja tidak langsung sebanyak 1,1 juta jiwa.

Statistik Dinas Kehutanan Riau pada 2005menyebutkan bahwa jumlah perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Riau mencapai 58 dengan total luas lahan mencapai lebih dari 1,66 juta hektar. Namun versi Jikalahari luasan ini justru 2,1 juta hektar, 1.072.746 hektar konsensi APP & partner dan 1.031.931 hektar konsensi APRIL & partner. Data Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Riau pada 2018 menyebutkan, perusahaan HTI di Riau yang menjadi angota APHI hanya 57. Namun di laman APHI, www.rimbawan.com, perusahaan HTI di Riau yang mendaftar untuk keangotaan 2016-2021 hanya 47 perusahaan.

Baca Juga :   Ulangtahun ke-5, CPOPC Gelar Lomba Foto Sawit

Untuk mengelola luasan konsensi HTI tadi, APHI Riau juga merilis bahwa jumlah pekerja yang terserap di sektor HTI mulai dari tenaga kerja bulanan hingga tenaga kerja mitra mencapai 60 ribu orang. Angka ini belum termasuk yang bekerja di dua pabrik pulp and papaer yang ada di Perawang Kabupaten Siak dan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Namun data resmi yang pernah dikeluarkan oleh Riau andalan Pulp and Paper (RAPP) maupun Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP), karyawan hingga mitra-mitra kontraktor yang bergabung pada RAPP mencapai 250 ribu orang, sedangkan karyawan hinga mitra-mitrakontraktor yang bergabung pada IKPP sendiri mencapai 300 ribu orang. (Majalah Gatra edisi 13 Februari 2008).

Baca Juga :   APINDO-Buruh Sumsel: Industri Sawit Juga Korban Karhutla

Penulis : Abdul Aziz

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like