Tahun 2019, PPKS Targetkan Penjualan Benih 24,5 Juta Kecambah

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menempati posisi pertama dalam penjualan benih sawit nasional pada 2018. Total benih sawit yang dipasarkan PPKS mencapai 24,14 juta kecambah, sebagian besar penjualan diserap petani rakyat.

“Kontribusi terbesar penjualan kami berasal dari rakyat sebesar 55% termasuk perorangan, petani PSR dan non PSR,” ujar Hasril Siregar, Direktur PPKS kepada sawitindonesia.com.

Penjualan benih sawit PPKS pada 2018 tertinggi semenjak dua tahun terakhir. Dalam data yang diterima redaksi, penjualan benih PPKS tahun 2017 sebesar 22,42 juta kecambah dan tahun 2016 berjumlah 20,02 juta kecambah.

Pada 2019, PPKS menargetkan penjualan benih sawit mencapai 24,5 juta kecambah. Hasril menuturkan, pihaknya sangat optimis tahun ini karena kegiatan peremajaan akan berjalan bagi tanaman tua yang berumur antara 25 tahun sampai dengan 30 tahun.

Sementara itu, PPKS tetap membandrol harga jual benih sawitnya sebesar Rp 7.500 per butir. Hasril Siregar menjelaskan bahwa pihaknya belum ada rencana untuk menaikkan harga jual benih karena ketatnya persaingan. Saat ini margin benih sudah menipis karena biaya terus naik. Apalagi, pasar utama penjualan ditujukan kepada kebun rakyat.

Kalaupun harga benih akan dinaikkan setidaknya tiga faktor ini sangat menentukan yaitu harga CPO naik lagi, industri perkelapasawitan tetap bergeliat, dan semangat replanting terus naik. Alhasil kebutuhan benih semakin meningkat. Jika faktor tadi terpenuhi, tidak menutup kemungkinan PPKS menaikkan harga benih menjadi Rp 8500 per butir pada semester kedua tahun ini.

“Sebenarnya semester kedua tahun ini ada rencana harga naik tetapi karena (situasi) lesu sepertinya ditunda,” kata Hasril.

Sebagai lembaga penelitian dan produsen benih tertua di Indonesia ini, PPKS tetap berkomitmen untuk membantu dan mendampingi petani sawit melalui program Prowitra (program sawit untuk rakyat).

Saat ini, produsen benih yang berkantor pusat di Medan ini mempunyai 8 varietas unggul dan 1 varietas moderat tahan ganoderma.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like