Adaptasi pemanfaatan sistem informasi tengah banyak dilakukan, terutama dalam mendukung kemajuan UMKM. Namun, proses ini tentunya tidak luput dari permasalahan. Hal ini dibahas dalam Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia (SESINDO) 2022 yang digelar oleh Departemen Sistem Informasi (SI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Kepala Departemen SI ITS, Dr Mudjahidin ST MT menuturkan bahwa perekonomian Indonesia sebagian besar disumbang oleh UMKM. Oleh karena itu, ia mengungkapkan bahwa isu Indonesia akan mengalami krisis di tahun 2023 adalah sebuah kesalahan. “Pasalnya, alur pergerakan UMKM lebih fleksibel dibanding komponen ekonomi lain,” ungkapnya dalam pembukaan acara tersebut.

Di sisi lain, komponen ekonomi ini menghadapi beberapa permasalahan. Ketua Gabungan Organisasi Wanita, Chusnur Ismiati Hendro Gunawan juga menyebutkan, UMKM saat ini terkendala bagaimana menggunakan sistem informasi dengan tepat untuk menggerakkan usahanya. “Karena sekarang serba digital, jadi perlu adanya pembekalan sistem informasi tepat guna kepada pengusaha UMKM,” ujarnya.

Ketua panitia SESINDO 2022 Andre Parvian Aristio SKom MSc ketika memberikan sambutannya

Tidak hanya itu, Ketua Panitia SESINDO 2022, Andre Parvian Aristio SKom MSc, menyatakan bahwa UMKM yang berdiri saat ini terkadang tidak memiliki sistematika pemasaran produk yang baik. Inilah yang menurutnya menjadi kendala bagi mereka untuk memasarkan produknya kepada masyarakat luas. Untuk itu, ia menyebutkan bahwa telah dilakukan beberapa penyelesaian.

Salah satunya, dikatakan Andre, mahasiswa ITS telah memberikan pembekalan terkait cara menstabilkan serta meningkatkan produk jual UMKM sebagai bentuk pengabdian masyarakat. “Akan diadakan pula seminar pembekalan lain pada akhir November guna membangkitkan UMKM di pasca pandemi ini,” jelasnya.

Kepala Sub-koordinator Pengembangan Inovasi Pemerintah Kota Surabaya, Galuh Trianto Wibisono (tengah) saat menjelaskan Kompetisi Inovasi Suroboyo

Tidak hanya itu, ia juga menyinggung usaha lain yang difokuskan untuk mengembangkan UMKM di Surabaya. Usaha tersebut adalah Kompetisi Inovasi Suroboyo. Merupakan buah dari kerja sama Pemerintah Kota Surabaya dan SESINDO, Andre menjelaskan, kompetisi ini ditujukan mengumpulkan inovasi-inovasi dari masyarakat untuk mengembangkan UMKM.

Andre berharap, adanya pemanfaatan sistem informasi dalam pengembangan UMKM dapat memberikan perubahan signifikan pada perekonomian Indonesia. “Semoga SESINDO mampu menjadi wadah untuk menghasilkan solusi yang dibutuhkan dan menjadikan ITS sebagai bagian dari perubahan yang di Indonesia,” tutup Andre pada pembukaan seminar hari ini, Kamis (17/11) lalu.

Sumber: its.ac.id

Share.