Sampoerna Agro Resmikan Laboratorium Terpadu

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – PT Sampoerna Agro Tbk memiliki Laboratorium Terpadu (Integrated Laboratorium) yang diresmikan pada akhir Juli 2019 di Palembang, Sumatera Selatan. Keberadaan laboratorium terpadu ini semakin menjamin dan memperkuat kualitas genetik benih sawit yang dihasilkan PT Bina Sawit Makmur, anak usaha PT Sampoerna Agro Tbk serta mendukung pelaksanaan Best Management Practices di perkebunan sawit.

“Gagasan membangun laboratorium ini sudah semenjak lama. Fasilitas laboratorium terintegrasi ini memiliki tiga unit yaitu kimia analitik, mikrobiologi, dan DNA molekuler,” dijelaskan Dr. Dwi Asmono, Direktur PT Sampoerna Agro Tbk.

Dwi Asmono mengutarakan fasilitas ini bisa dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan riset dan kegiatan komersial. Selain itu, fasilitas ini akan mendukung kegiatan bisnis perkebunan dan benih yang dikelola PT Sampoerna Agro Tbk.

“Dengan adanya Integrated Laboratorium semakin mendukung operasional perusahaan yang beroperasi di Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat,” ujarnya.

Pemanfaatan fasilitas ini, dijelaskan Dwi Asmono, bukan saja untuk memenuhi kepentingan internal Sampoerna Agro. Pihaknya sangat terbuka menjalin kerjasama untuk menunjang kolaborasi dengan universitas, membantu planters, dan petani dalam rangka memberikan dukungan bagi tata kelola perkebunan yang terbaik dan berkelanjutan.

Saat ini, laboratorium tersebut sedang mengajukan proses akreditasi di Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk mendapatkan ISO/IEC 17025.

ISO/IEC 17025 merupakan standar ISO yang digunakan laboratorium yang menjadi persyaratan umum untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Di sebagian negara-negara besar, ISO/IEC 17025 adalah standar akreditasi untuk kompetensi secara teknis.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like