SAKAI Soil Compactor Produksi Lokal Kualitas Jepang

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

SAKAI Soil Compactor diproduksi di dalam negeri dengan Japan Quality, dan didesign sesuai peruntukan di Negara-negara berkembang (khususnya Indonesia), lebih mudah dalam perawatan.

Bagi pelaku usaha perkebunan, tak terkecuali perkebunan kelapa sawit yang menjadi komoditas unggulan Indonesia, memiliki akses jalan kebun yang ideal sangat penting. Hal ini untuk menunjang kemudahan dalam pengangkutan hasil panen sawit yaitu Tandan Buah Segar (TBS) ke Pabrik Kelapa Sawit. Untuk proses pembuatan minyak sawit.

Akses jalan merupakan salah satu penunjang produktivitas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang umumnya jauh dari kebun. Dapat dibayangkan, jika akses jalan kebun yang kondisinya kurang baik akibat intensitas pengangkutan TBS, tentu akan berdampak pada kondisi jalan. Terutama jalan tanah di area perkebunan.

Seperti diketahui, pengangkutan TBS merupakan salah satu tahap penting dalam proses pasca panen. Kondisi pengangkutan menentukan kualitas dan kuantitas TBS sebagai bahan baku PKS. Mengingat masih banyak jalan kebun yang belum ideal.

Untuk itu, akses jalan yang intensitasnya cukup tinggi, terlebih saat musim panen sawit. Perlu diperhatikan dan perawatan yang cukup intens. Tentunya perawatan akses jalan kebun tidak mungkin dikerjakan secara konvensional. Sehingga membutuhkan alat pemadat tanah, yang dapat bekerja optimal dengan produktivitas tinggi.

Salah satu produk alat berat yang digunakan untuk pemadat tanah, sangat beragam produk yang ada di pasaran. Namun, ada salah satu produk alat pemadat jalan yang tak jarang diperlukan pada perkebunan sawit.

Baca Juga :   Astra Agro Terapkan Sistem Digital Antisipasi Hama

Salah satu produk dari SAKAI yaitu SOIL COMPACTOR yang dapat dioperasikan sebagai alat pemadat tanah. “SAKAI Indonesia juga mengeluarkan produk baruya itu SAKAI VIBRATORY SOIL COMPACTOR (single Drum Roller) SV-526 Series yang diluncurkan saat pemeran konstruksi & mining pada september 2019 lalu,” jelas, Arie Rahman, Marketing & Product Support PT SAKAI.

Selanjutnya, Arie mengatakan sebetulnya kami pun menjadwalkan peluncuran produk baru berupa tipe RECLAIMER (Soil Stabilizer) yang dibuat di dalam negeri yang dapat digunakan dalam proses peningkatan mutu jalan di perkebunan & tambang. “Hanya saja ada pandemi Covid-19, maka peluncurannya di tunda sampai tahun 2021,” lanjutnya.

Selain itu, SAKAI juga memiliki ragam produkSOIL COMPACTOR tipe SV-526 D, DF & TF 10~13t. Dan, RECLAIMER tipe PM-550-s.“Namun, yang kerap digunakan untuk pemeliharaan jalan SAKAI SOIL COMPACTOR dengan berat 10 – 13 ton. Produk ini juga digunakan dalam pemuatan & pemeliharaan jalan perkebunan,” terang Arie.

Produk lain, dengan SOIL COMPACTOR Tipe D (smooth drum), umumnya digunakan untuk pemadatan tanah semi kohesif. Sementara, Tipe DF (padfoot diluar), digunakan untuk pemadatantan ahkohesif dengan kadar air tinggi. Dan, tipe TF (padfoot didalam), tipe ini hanya ada di SAKAI dengan berat yang lebih agar pemadatan lebih maksimal.

Baca Juga :   Elektrifikasi Pedesaan Berbasis Biomas Kebun Sawit dan Dana Ketahanan Energi (Bagian VI)

Lebih lanjut, Arie menjelaskan keunggulan produk SAKAI dibanding produk lain, khususnya soil compactor, antara lain produksi dalam negeri dengan Japan Quality, didesign sesuai peruntukan di Negara-negara berkembang (khususnya Indonesia), lebih mudah dalam perawatan. “Dan, yang tak kalah penting lebih mudah mendapatkan Spareparts,” jelasnya.

Efisiensi bahan bakar

Arie menegaskan salah satu produk kami (SOIL COMPACTOR), sangat mengedepankan dan menjaga efisiensi bahan bakar sudah dilengkapi dengan ECO MODE. “ECO MODE yaitu mode kerja dimana bila digunakan dapat menghemat bahan bakar sampai dengan 20% tanpa mengurangi kinerja pemadatan dalam area kerja datar,” kata Arie.

“Produk SOIL COMPACTOR sudah diproduksi di dalam negeri, maka sumua tipe yang diproduksi di Indonesia dapat diaplikasikan dengan bahan bakar B30 tanpa masalah,” tambah Arie.

Mengingat, potensi pasar perkebunan sawit di Indonesia terus berkembang sejak tahun 90 an. Maka menjadi potensi bagi produsen alat berat, tak terkecuali alat berat yang digunakan untuk perawatan akses jalan dan pengangkutan TBS. SAKAI, mulai memasarkan produk pada industri sawit, secara resmi sejak 2002.

Bahkan, menurutArie, permintaan semakin meningkat seiring dengan kebutuhan pemakaian & meluasnya informasi kelebihan dari SAKAI SOIL COMPACTOR pada end user.

Baca Juga :   PT Dwi Agro Hayati: Pengendali Ulat Berbasis Organik

“Untuk di perkebunan, tak terkecuali perkebunan sawit dibutuhkan unit tangguh dengan perbandingan yang baik antara kinerja alat, ketahanan alat serta kemudahan perawatan serta dukungan teknisi handal & ketersediaan suku cadang,” kata Arie.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar di perkebunan sawit, pihak SAKAI terus berusaha untuk menghadirkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan tersebut diatas dari tahap design sampai dengan purna jual.

Konsumen yang menggunakan produk SAKAI, akan mendapatkan nilai tambah, di antara dengan perbandingan antara kinerja, ketahanan, kemudahan & harga beli yang baik serta harga jual kembali yang stabil.

“Nilai tambah lainnya adalah dukungan purna jual yang lebih baik, karena SAKAI hadir sebagai satu-satunya pemegang merk road custruction yang mempunyai pabrik di Cikarang, Indonesia. Serta didampingi tim ahli dari negara asal (jepang),” tambah Arif.

Saat ini, SAKAI memiliki 2 distributor (dengan salah satu distributor lebih terfokus kepada perkebunan sawit) dengan kantor perwakilan dan work shop yang melayani servis dan penjualan alat berat, lebih dari 26 cabang & service point yang tersebar diseluruh Indonesia.

(Selengkapnya dapat di baca di Majalah Sawit Indonesia, Edisi 105)

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like