Peningkatan Produktivitas Sawit Yang Berkelanjutan

International Conference and Exhibition on Palm Oil (ICEPO) 2017  kembali digelar untuk tahun ini. Dalam even ini diadakan pula pembagian 40 sertifikat ISPO dan deklarasi pemuda Sawit Indonesia.

Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Ir Bambang, MM dalam pembukaan Demikian disampaikan pada penyerahan sertifikat ISPO dalam International Conference on Indonesian Sustainable Palm Oil (IC-ISPO) 2017 di Jakarta, Selasa (11/4).

 

Bambang mengatakan, Permentan No 11/2015 tentang ISPO merupakan regulasi yang wajib diterapkan oleh kepada perusahaan kelapa sawit dalam upaya memelihara lingkungan, meningkatkan kegiatan ekonomi, sosial, dan penegakan paraturan perundangan Indonesia di bidang perkelapa sawitan. Penyusunan sistim sertifikasi ISPO mengacu/didasarkan pada 139 peraturan mulai Undang-undang sampai dengan peraturan Dirjen berbagai instansi pemerintah.

 

Lebih lanjut Bambang menuturkan, sistem sertifikasi ISPO adalah serangkaian persyaratan yang terdiri dari 7 (tujuh) prinsip, 34 (tigapuluh empat) kriteria dan 141 (seratus empat puluh satu) indikator yang mencakup isu hukum, ekonomi, lingkungan dan sosial, sebagaimana tertuang dalam  Permentan No 11/2015, untuk perusahaan kelapa sawit yang terintegrasi kebun dan pengolahan. Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit yang wajib mensertifikatkan adalah yang melakukan usaha Budidaya; usaha pengolahaan kelapa sawit dan yang terintegrasi kebun dengan unit pengolahan hasil.

 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.