Mahasiswa Baru INSTIPER Diperkenalkan Kehidupan Kampus dan Kebun

Dalam rangkaian acara OKKABUN 2018, mahasiswa baru mendapatkan pengalaman  berharga yaitu kuliah umum di Laboratorium perkebunan.

Untuk mengenalkan mahasiswa baru dengan bidang yang akan dipelajari selama menempuh pendidikan di INSTIPER Yogyakarta, pihak kampus menyelenggarakan beragam kegiatan di laboratorium terbuka. Laboratorium perkebunan milik kampusnya yaitu Stiper Edu Agro Turism (SEAT), di Bawen, Semarang, Jawa Tengah, pada pertengahan Agustus lalu.

Dengan kegiatan Orientasi Kampus dan Kenal Kebun (OKKABUN), mahasiswa baru dikenalkan langsung dengan kondisi lapangan yaitu laboratorium terbuka (perkebunan) dengan luas kurang lebih 13 hekta yang ditanami berbagai tanaman perkebunan di antaranya sawit, karet dan komoditas lainnya. Sehingga mahasiswa baru tidak lagi berpikir abstrak dalam menjalani Pendidikan di kampus.

Dalam sambutannya, Purwadi selaku Rektor INSTIPER Yogyakarta pihaknya bangga mempunyai ciri khas pendidikan yang mengkhususkan kompetensi pada bidang perkebunan dan kehutanan. Dan, berusaha mencetak sarjana siap kerja.

“Sumber Daya Manusia (SDM) yang seperti inilah yang dibutuhkan industri saat ini, kurikulum pendidikan yang ditempuh selama pendidikan tinggi telah disesuaikan dengan kebutuhan industri kerja. Hal ini jelas akan menguntungkan pihak perusahaan yang merekrut alumni INSTIPER karena tidak memerlukan waktu lama untuk melakukan training job-description,” tutur Purwadi.

INSTIPER Yogyakarta bisa disebut sebagai kampus perjuangan, kampus harapan dan kampus masa depan. Kampus perjuangan karena Instiper didirikan pada 1958, saat itu pemerintah sedang melakukan nasionalisasi aset (perkebunan) milik pemerintah kolonial. Kemudian, kampus harapan, bahwa INSTIPER telah menjadi tumpuan bagi segenap stakeholders, perusahaan dan orangtua mahasiswa untuk membekali mahasiswanya supaya dapat berkompetisi dalam meniti kariernya. Dan, kampus masa depan yakni INSTIPER dibangun dan dikembangkan untuk terus mengikuti perkembangan teknologi.

Sejalan dengan revolusi industri 4.0, kampus yang fokus mendidikan untuk menyiapkan SDM di industri perkebunan juga mengikuti perkembangan teknologi. INSTIPER pada Maret lalu telah meluncurkan Instiper tahap III yang dinamakan New INSTIPER with Advance Technology yang dihadiri Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir.

OKKABUN bertujuan memberikan pemahaman mahasiswa baru pada kondisi transformasi dari masa Sekolah Menengah Atas (SMA) ke Perguruan Tinggi. Di perguruan tinggi, mahasiswa dituntut bisa belajar secara mandiri, kreatif, bertanggung jawab, dan dapat bekerja dalam tim.

Kuliah Umum di Kebun

Beragam kegiatan dalam rangkaian OKKABUN 2018. Namun, ada hal menarik pada rangkaian OKKABUN 2018, yang dilaksanakan selama empat hari (18 -21 Agustus 2018). Pada kesempatan itu, mahasiswa baru yang jumlahnya 909 mendapatkan Kuliah Umum, di bawah rimbunan tanaman kelapa sawit. Kuliah Umum yang disampaikan Ainun Na’im Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi.

Di hadapan mahasiswa baru, Ainun Na’im dalam Kuliah Umum menyampaikan sudah tepat masuk perguruan tinggi INSTIPER Yogyakarta. Ada beberapa alasan kenapa saya sampaikan tepat, di antarannya sektor perkebunan penting dalam perekonomian khususnya di Indonesia.

“Hidup manusia tidak lepas dari sektor pertanian karena bagaimana pun manusia perlu makan. perlu barang-barang yang dihasilkan dari pertanian khususnya perkebunan. Jika dihitung dengan metode tertentu sektor pertanian termasuk perkebunan di Indonesia, meliputi sekitar 15% dari total nilai ekonomi Indonesia. Jadi ekonomi Indonesia termasuk masuk peringkat 20 besar di dunia, mungkin sekarang sekitar peringkat 15/16. Sektor pertanian penting dan tidak akan punah hanya teknologinya yang ganti dan berkembang. Oleh karena itu, negara Indonesia masuk pada G20 bahkan sekarang lebih besar dari sektor migas,” ujar Ainun.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp