Pemkab Pelalawan Gandeng BPPT Demi Penguatan Iptek

Pemerintah Kabupaten Pelalawan menekan MoU dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam rangka mendukung pengembangan teknologi di Kabupaten Pelalawan.  Salah satu harapannya menjadikan Techno Park sebagai Center of Excellence bidang perkelapasawitan.

Dr. Ir. Unggul Priyanto, MSc., Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), menjelaskan bahwa BPPT punya  perhatian besar dalam pengembangan teknologi biomassa ini baik yang berupa tanaman budidaya maupun limbahnya.  Pengembangan industri terintegrasi misalnya biorefinery berbasis sawit dirasakan akan menjadi penting di masa mendatang.  Produk-produk turunan dari CPO misalnya menjadi oleokimia akan menghasilkan nilai tambah  lebih besar daripada minyak sawit (CPO).

“BPPT juga berkontribusi dalam pengembangan teknologi di bidang agroindustri dan bioteknologi.  Bidang ini saya kira juga bisa memiliki peluang besar disinergikan dengan pengembangan produktivitas sawit,”tambahnya.

Karena itu,kata Unggul Priyanto, semua pihak perlu menggali hasil-hasil riset dan inovasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit dan meningkatkan nilai tambah produk kelapa sawit yang ramah lingkungan sekaligus diversifikasi produk berupa produk-produk turunan dari CPO maupun pengolahan limbahnya.

Selain itu, satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya adalah dalam rangka meningkatkan produktivitas perkebunan sawit rakyat perlu dilakukan edukasi masyarakat terkait dengan pengelolaan kebun sawit yang baik.

Unggul Priyanto mengapresiasi penyelenggaraan seminar internasional bertemakan ““The Achievement of Sustainable Palm Oil Industry and Competitiveness with Technology, Innovation, and Education of The Palm Oil Society”. Sebab,  Kabupaten Pelalawan punya sekitar 388 ribu hektare dimana 40% diantaranya adalah perkebunan sawit rakyat.

Selain itu, di Pelalawan sedang dikembangkan Techno Park Pelalawan yang berfokus pada industri hilir kelapa sawit, dengan luas sekitar 3.740 Ha yang terbagi menjadi 7 zonasi.  Dan tempat penyelenggaraan hari ini berlokasi di Kawasan Techno Park Pelalawan pada zona pendidikan.  Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) merupakan bangunan pertama yang didirikan di kawasan ini.

“Pembangunan ST2P menunjukkan komitmen Bupati Pelalawan yang tidak saja berfokus membangun infrastruktur. Selain menyiapkan SDM dari masyarakat setempat supaya mereka tidak hanya menjadi penonton tapi berperan aktif mengisi kegiatan di Techno Park ini,” kata Unggul Priyanto.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp