Sempat Melemah, Harga CPO Mulai Naik

JAKARTA, SAWIT INDONESIA РHarga minyak sawit di perdagangan Bursa Malaysia mulai menunjukkan kenaikan setelah turun selama empat hari berturut-turut. Kenaikan ini terlihat dari  kontrak minyak sawit acuan untuk pengiriman Agustus di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 0,6% menjadi RM2,515 per barel pada tengah hari.

“Pasar naik pada pergerakan mata uang karena ringgit melemah hari ini,” kata seorang pedagang dari Kuala Lumpur seperti dilansir dari The Edge Market.

“Mungkin sebagian juga didukung oleh ekspor, tapi sebagian besar terkait mata uang.”

Harga minyak kelapa sawit dipengaruhi oleh pergerakan ringgit, mata uang perdagangannya. Ringgit yang lebih lemah biasanya membuat minyak tropis lebih murah bagi pemegang mata uang asing.

Ringgit melemah 0,2% terhadap dolar AS pada hari Kamis, setelah menyentuh level terendah satu minggu di 4.2885 di awal sesi.

Dari Jakarta, dilaporkan bahwa konsumsi minyak sawit terjadi di sejumlah negara muslim. Joko Supriyono Ketua Umum GAPKI, menyebutkan ekspor ke negara muslim meningkat seiring penambahan  kebutuhan akan minyak sawit di negara-negara muslim menjelang lebaran. Data GAPKI menunjukkan ekspor ke Bangladesh melonjak 116 persen dari 57.800 ton pada Maret 2017 menjadi 124.950 ton pada April 2017.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.