Presiden Jokowi Terbitkan Inpres Moratorium dan Evaluasi Perizinan Sawit

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menandatangani Inpres Nomor 8/2018 mengenai Penundaaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit Serta Peningkatan Produktivitas Kelapa Sawit. Dalam beleid yang ditandatangani pada 19 September 2018, akan dilakukan penundaan pelepasan atau tukar menukar kawasan hutan untuk perkebunan sawit bagi perizinan baru, serta permohonan yang telah diajukan namun belum lengkap persyaratan tapi di kawasan hutan produktif.

Inpres berlaku selama 3 tahun sejak inpres diberlakukan dan peningkatan produktivitas akan terus diberlakukan.

Kendati demikian, inpres mengecualikan bagi permohonan pelepasan atau tukar menukar kawasan hutan untuk perkebunan sawit yang telah ditanami dan diproses sebagaimana pasal 51 Permen Nomor 104/2015 mengenai Tata Cara Perubahan Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan.

Beleid ini memberikan instruksi kepada 5 Menteri yaitu Menko Perekonomian, Menteri LHK, Menteri Agraria/Kepala BPN, Menteri Pertanian, dan Menteri Dalam Negeri. Instruksi juga ditujukan kepada Kepala BKPM, Gubernur, dan Bupati/Walikota.

Dalam pelaksanaan beleid ini, Menko Perekonomian akan melaporkan pelaksanaan Inpres kepada Presiden Jokowi per enam bulan atau jika diperlukan.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp