Melakukan Transformasi Perekonomian Dari Tak Berkelanjutan Menjadi Berkelanjutan (Bagian XIX)

Proyeksi Peningkatan Produktivitas Kebun Sawit Kalimantan Timur Sebagai Sumber Pertumbuhan

  1. Dengan makin terbatasnya lahan, produktivitas sawit Kalimantan Timur diharapkan meningkat dari 3,68 ton CPO/ha tahun 20016 menjadi sebesar 5,23 ton CPO/ha tahun 2030.
  2. Untuk mendukung peningkatan produktivitas tersebut, diproyeksikan kebutuhan pupuk untuk perkebunan sawit Kalimantan Timur tahun 2020 menjadi 1,5 juta ton dan di tahun 2030 sebesar 2,4 juta ton pupuk setara NPK.
  3. Untuk kebutuhan kecambah areal baru dan replanting kebun sawit, diproyeksikan memerlukan 7,6 juta kecambah (2016), 188 juta ton kecambah (2025) dan 273 juta kecambah (2030).
  4. Proyeksi CPO Kalimantan Timur diperkirakan meningkatan dari 3,5 juta ton (2020) meningkat menjadi 8,0 juta ton (2030).

Proyeksi Produksi Industri Hilir Minyak Sawit Kalimantan Timur

  1. Pemerintah provinsi Kalimantan Timur telah menyediakan KEK Maloy sebagai kawasan industri hilir minyak sawit dan pelabuhan.
  2. Melalui hilirisasi industri minyak sawit (jalur oleofood, biosulfaktan, biolubrikan dan biofuel) Kalimantan Timur berpeluang menghasilkan produk-produk hilir minyak sawit baik produk makanan, produk farmasi/kesehatan/toiletries/baik produk makanan maupun produk bahan bakar dan pelumas.
  3. Melalui hilirisasi yang konsisten, Kalimantan Timur diproyeksikan menjadi produsen produk hilir sawit yakni oleofood, oleokimia, biodiesel dan tahun 2025 tidak lagi mengekspor CPO.

Sumber:  Industri Minyak Sawit Kalimantan Timur Berkelanjutan, GAPKI.

 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp