Mandatori ISPO Petani Terhambat Kepemilikan Sertifikat

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Rencana pemerintah mewajibkan sertifikasi ISPO petani akan menghadapi banyak kendala. Salah satunya adalah kepemilikan sertifikat perkebunan sawit petani.

Walaupun pemerintah saat ini rajin membagikan sertifikat tanah, tapi masih banyak juga petani sawit yang belum dapat memperoleh sertifikat tanah.

Hal ini terungkap dalam deklarasi Forum Jurnalis Sawit yang diselingi sharing bersama pemangku kepentingan industri sawit. Rino Afrino Wasekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), mengatakan banyak lahan petani yang dimasukkan menjadi kawasan hutan kendati usia kebun sudah puluhan tahun lamanya.

“Kami minta pemerintah memberikan solusi untuk penyelesaian masalah sertifikat ini,” imbuhnya.

Tanpa adanya sertifikat, maka petani tidak akan bisa ikut program replanting yang semenjak tahun lalu telah diresmikan Presiden Joko Widodo. Menurut Rino, sertifikat menjadi penting untuk memperoleh dana pendamping, di luar dana hibah Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit untuk program replanting. Dana replanting yang dikucurkan BPDP sawit kepada petani sebesar Rp 25 juta per hektare.

“Kalau tidak ada sertifikat, petani sulit mengikuti syarat sertifikasi ISPO. Karena direncanakan bersifat wajib bagi petani,”jelas Rino.

Muhammad Azhari, Ketua Forum Jurnalis Sawit, mengatakan persoalan yang dihadapi petani diharapkan menjadi perhatian pemerintah. Itu sebabnya, forum jurnalis sawit diharapkan dapat menjembatani penyelesaian masalah ini dan mencari solusi yang pasti.

Helmi Muhansyah, Kepala Divisi UMKM BPDP menambahkan BPDP terus mendorong agar petani sawit skala UKM terus meningkatkan produksi mereka melalui program replanting. “BPDP sawit akan memberikan bantuan yang dibutuhkan petani sawit,” ujarnya.

Kehadiran Forum Jurnalis Sawit, kata Azhari, bisa menjadi ajang tukar pikiran antara pemerintah, dengan swasta, kalangan industri, akademisi, serta lembaga penelitian untuk menjelaskan kondisi terkini dan tantangan industri sawit di Indonesia.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp